Dinas PUPR Aceh Tuntaskan Perbaikan Tiga Ruas Jalan
- 24 Mar 2026 14:02 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Aceh melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh melakukan percepatan pemeliharaan jalan dengan metode patching di tiga ruas strategis di Banda Aceh, sebagai upaya menjamin keselamatan pengguna jalan menjelang Hari Raya Idulfitri. Kegiatan ini dilaksanakan selama tiga hari, sejak Minggu 15 Maret 2026 hingga Selasa 17 Maret 2026.
Adapun ruas jalan yang ditangani melalui UPTD Jalan dan Jembatan Wilayah I ini meliputi Jalan T. Panglima Nyak Makam (P.009.11.K), Jalan Prof. Ali Hasjmy (P.010.12.K), serta Jalan T. Iskandar hingga batas Kabupaten Aceh Besar (P.010.12.K). Ketiga ruas yang berada di Kota Banda Aceh tersebut merupakan jalur utama dengan intensitas lalu lintas tinggi yang kerap dilalui masyarakat setiap hari.
Patching dilakukan pada sejumlah titik yang mengalami kerusakan seperti lubang dan retakan pada badan jalan. Langkah ini dinilai penting untuk mencegah potensi kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara roda dua yang paling rentan terhadap kondisi jalan yang tidak rata
Kepala Dinas PUPR Aceh, Ir. Mawardi, ST, Selasa 24 Maret 2026 mengatakan percepatan perbaikan ini telah menjadi bagian dari langkah antisipatif pemerintah dalam menghadapi lonjakan mobilitas masyarakat selama Lebaran, idul fitri
“sesuai arahan Gubernur Aceh, kami melakukan patching ini sebagai upaya cepat untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dilalui, khususnya bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik. Keselamatan pengguna jalan menjadi prioritas utama kami,” ujar Mawardi.
Ia menambahkan, pemeliharaan rutin seperti patching juga bertujuan mencegah kerusakan jalan semakin meluas yang dapat berdampak pada biaya perbaikan yang lebih besar di kemudian hari.
Di sisi lain, pelaksanaan patching ini mendapat respons positif dari masyarakat. Sejumlah pengguna jalan mengaku perbaikan tersebut sangat membantu meningkatkan kenyamanan berkendara, terutama pada ruas-ruas yang sebelumnya memiliki banyak lubang.
Metode patching dipilih karena dinilai lebih cepat dan efisien dalam menangani kerusakan jalan tanpa harus melakukan rekonstruksi menyeluruh. Dengan demikian, perbaikan dapat segera dirasakan manfaatnya oleh masyarakat tanpa mengganggu arus lalu lintas dalam waktu lama.
Pemerintah Aceh berharap melalui langkah ini, kondisi jalan di Banda Aceh dan sekitarnya tetap dalam keadaan baik, sehingga perjalanan masyarakat selama periode mudik dapat berlangsung aman, nyaman, dan lancar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....