Bupati Aceh Barat Dampingi Sekda Aceh Tinjau RS Regional Meulaboh
- 09 Mar 2026 21:27 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM mendampingi Sekretaris Daerah Aceh Muhammad Nasir, S.IP., MPA meninjau Gedung Rumah Sakit Regional Meulaboh di Desa Seuneubok, Kecamatan Johan Pahlawan, Senin, 9 Maret 2026. Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung progres pembangunan serta kebutuhan anggaran guna melanjutkan pembangunan rumah sakit tersebut.
Dalam kunjungan tersebut, rombongan meninjau sejumlah bagian gedung rumah sakit yang telah dibangun sebelumnya. Pemerintah Aceh ingin memastikan kondisi fisik bangunan serta kebutuhan teknis yang diperlukan untuk melanjutkan pembangunan pada tahun ini.
Sekda Aceh Muhammad Nasir mengatakan peninjauan tersebut bertujuan mengetahui secara langsung kondisi pembangunan rumah sakit dan kebutuhan anggaran untuk tahap penyelesaian. Hal itu dilakukan agar perencanaan pembangunan dapat dilakukan secara tepat dan sesuai kebutuhan.
“Karena tahun kemarin kita menganggarkan Rp50 miliar untuk penyelesaian tahapan pembangunan, dan sesuai arahan Gubernur tahun ini diarahkan untuk mengalokasikan sekitar Rp90 miliar dari pengembalian dana TKD,” kata Nasir.
Ia menjelaskan saat ini pihaknya sedang melakukan koordinasi serta penghitungan anggaran untuk kelanjutan pembangunan rumah sakit pada tahun 2026. Langkah tersebut diharapkan dapat mempercepat proses penyelesaian sehingga rumah sakit dapat segera difungsikan.
“Terkait dengan kebutuhan tenaga kerja nanti kita akan berkolaborasi antara Pemkab Aceh Barat dengan Pemerintah Aceh, juga dengan Aceh Jaya dan Nagan Raya untuk kebutuhan operasional serta SDM,” ujarnya.
Sementara itu, Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan untuk tahun ini Pemerintah Aceh baru menganggarkan dana sebesar Rp1 miliar untuk tahap perencanaan pembangunan. Penambahan anggaran selanjutnya masih menunggu pengembalian dana TKD dari pemerintah pusat.
“Kita membutuhkan sekitar Rp90 miliar agar pada akhir tahun depan bisa dilakukan soft launching dengan memfungsikan IGD, ruang poli, administrasi, rawat inap, dan ruang operasi,” kata Tarmizi.
Ia menambahkan, jika nantinya dana Otonomi Khusus telah dikembalikan oleh pemerintah pusat, maka pembangunan dapat dilanjutkan dengan skema multi years. Setelah pembangunan rampung, rumah sakit tersebut direncanakan akan diserahkan menjadi aset Pemerintah Kabupaten Aceh Barat.
“Tadi Pak Sekda juga melihat langsung progres pembangunan yang ternyata sudah cukup jauh, sehingga setelah lebaran nanti kita akan duduk bersama Dinas Kesehatan untuk melakukan rapat review kebutuhan riil anggaran,” ujar Tarmizi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....