Persatuan Wartawan Indonesia Aceh Selatan Gelar Konfercab

  • 28 Feb 2026 15:40 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Tapaktuan - Muhammad Taufik Zas, SH., M.Kn resmi terpilih sebagai Ketua PWI Aceh Selatan periode 2026–2029 dalam Konferensi Cabang (Konfercab) yang berlangsung di Sekretariat PWI Aceh, Banda Aceh, Sabtu (28 Februari 2026).

Dalam pemungutan suara yang berlangsung tertib dan demokratis, Taufik meraih 7 suara sah, sementara Sudirman Hamid memperoleh 5 suara sah dari total 12 anggota yang memiliki hak pilih.

Proses tersebut menandai berakhirnya dinamika kompetisi internal sekaligus membuka babak baru konsolidasi organisasi.

Konfercab kali ini tidak sekadar forum pergantian kepemimpinan, melainkan ruang refleksi atas tanggung jawab profesi di tengah tantangan zaman.

Di tengah arus disrupsi digital dan derasnya informasi tanpa verifikasi, organisasi profesi dituntut kian teguh menjaga integritas dan etika.

Dalam sambutan perdananya, Taufik memilih nada rendah hati. Ia menegaskan bahwa hasil Konfercab bukanlah kemenangan personal, melainkan amanah kolektif yang harus dipikul bersama.

“Ini adalah tanggung jawab moral dan organisatoris yang dipercayakan oleh rekan-rekan semua kepada saya untuk memimpin PWI Aceh Selatan ke depan,” ujarnya.

Ia mengajak seluruh anggota menempatkan perbedaan pilihan sebagai bagian dari kedewasaan berdemokrasi. Menurut dia, dialektika dan dinamika dalam forum organisasi merupakan energi sehat yang justru memperkaya perspektif.

“Proses telah selesai. Kini saatnya kita menyatukan kembali langkah, menjaga marwah organisasi, dan memperkuat solidaritas,” katanya.

Taufik juga menekankan pentingnya kepatuhan pada PD/PRT dan kode etik sebagai fondasi bersama. Baginya, organisasi yang kokoh bukanlah yang bebas dari perbedaan, melainkan yang konsisten berpegang pada aturan serta nilai-nilai profesionalisme.

Ia memastikan kepengurusan ke depan akan dijalankan secara inklusif, terbuka terhadap kritik, dan mengedepankan musyawarah dalam setiap pengambilan keputusan.

Sebagai organisasi profesi, PWI Aceh Selatan diharapkan tetap konsisten pada prinsip-prinsip etika jurnalistik dan Undang-Undang Pers, seraya membangun solidaritas internal yang sehat.

Di akhir keterangannya, Taufik memohon doa dan dukungan seluruh anggota. “PWI adalah rumah bersama. Tidak ada sekat, tidak ada kelompok. Yang ada hanyalah komitmen untuk menjaga kehormatan profesi dan menghadirkan karya jurnalistik yang bermartabat,” ujarnya.

Konfercab pun ditutup dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan—sebuah penanda bahwa demokrasi internal telah dilalui, dan persaudaraan profesi tetap menjadi fondasi utama perjalanan organisasi ke depan.(*)

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....