Pemkab Aceh Barat Ajak Warga Isi Bulan Ramadhan dengan Kegiatan Positif
- 24 Feb 2026 22:56 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Syariat Islam mengajak seluruh lapisan masyarakat di daerah itu untuk mengisi bulan suci Ramadhan dengan berbagai kegiatan positif bernilai ibadah. Ajakan tersebut disampaikan Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Barat, Husensah, saat diwawancarai RRI terkait upaya menciptakan suasana Ramadhan yang khusyuk, aman, dan tertib pada Selasa, 24 Februari 2026.
Dalam keterangannya, Husen menekankan pentingnya mengagungkan bulan suci Ramadhan sebagai momentum peningkatan kualitas keimanan dan ketakwaan. Ia mengajak masyarakat memperbanyak ibadah wajib maupun sunnah selama bulan penuh berkah tersebut.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk mengagungkan bulan Ramadhan dengan melaksanakan shalat tarawih dan ibadah wajib lainnya secara khusyuk,” ujar Husen. Ia berharap suasana ibadah di Aceh Barat dapat berlangsung nyaman tanpa gangguan aktivitas yang meresahkan.
Menurutnya, salah satu hal yang perlu diantisipasi adalah potensi kenakalan remaja seperti aksi balap liar yang kerap terjadi pada malam hari. Aktivitas tersebut dinilai dapat mengganggu ketertiban umum dan kekhusyukan umat Islam dalam beribadah.
“Kita harapkan masyarakat nyaman beribadah dan tidak terganggu dengan aktivitas kenakalan remaja seperti balap liar,” katanya. Ia juga meminta peran aktif orang tua dalam mengawasi anak-anak mereka selama bulan Ramadhan.
Selain itu, Dinas Syariat Islam juga mengimbau para pemilik warung dan rumah makan untuk menyesuaikan jam operasional selama Ramadhan. Langkah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Islam yang sedang menjalankan ibadah puasa.
“Kami mengimbau agar pemilik warung atau rumah makan tidak terlalu cepat membuka usahanya di sore hari selama Ramadhan,” ucap Husen. Ia menilai kebijakan tersebut penting untuk menjaga suasana religius di tengah masyarakat.
Husen juga meminta para pelaku usaha menutup sementara tempat usahanya saat waktu shalat Isya dan tarawih berlangsung. Tempat usaha diperbolehkan kembali beroperasi setelah rangkaian ibadah malam selesai dilaksanakan.
“Penutupan saat shalat Isya dan tarawih ini untuk menjaga nilai kekhidmatan dalam beribadah selama bulan Ramadhan,” jelasnya. Ia berharap seluruh elemen masyarakat dapat saling menghormati dan mendukung terciptanya suasana Ramadhan yang tertib dan penuh keberkahan.
Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui Dinas Syariat Islam berkomitmen terus melakukan sosialisasi dan pengawasan selama bulan suci berlangsung. Sinergi antara pemerintah, aparat keamanan, pelaku usaha, dan masyarakat dinilai menjadi kunci dalam menjaga ketenteraman selama Ramadhan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....