Waketkermadianmas Tinjau Pengabdian Mahasiswa STIK di Aceh Barat

  • 11 Feb 2026 15:54 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Wakil Ketua Kermadianmas STIK Lemdiklat Polri, Brigjen Pol Noviar, S.I.K., meninjau langsung kegiatan pengabdian masyarakat yang dilaksanakan mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Kepolisian (STIK) Angkatan 83/Widya Parama Satwika di Desa Napai, Kecamatan Woyla Barat, Kabupaten Aceh Barat, Rabu 11 Februari 2026.

Kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan pelaksanaan bakti sosial dan trauma healing bagi warga terdampak banjir berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Dalam peninjauan itu, Brigjen Pol Noviar didampingi Paping Mahasiswa STIK, Kombes Pol Dodi Arifianto, S.I.K., M.Sc.

Sebanyak 20 mahasiswa STIK Angkatan 83 yang tergabung dalam Sindikat VII terlibat langsung dalam kegiatan tersebut. Mereka melaksanakan bakti sosial berupa pembersihan masjid yang terdampak banjir serta kegiatan trauma healing bagi anak-anak dan warga.

Masjid yang menjadi pusat aktivitas ibadah dan sosial masyarakat Desa Napai sebelumnya dipenuhi lumpur dan sisa material banjir. Mahasiswa bersama warga bergotong royong membersihkan lantai, dinding, dan halaman masjid, serta merapikan fasilitas ibadah seperti tempat wudhu agar kembali dapat digunakan.

Selain itu, mahasiswa juga menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak pengungsi melalui pendekatan edukatif dan rekreatif. Kegiatan diisi dengan permainan interaktif, cerita motivasi, serta pendampingan psikososial guna membantu memulihkan kondisi emosional pascabencana.

Brigjen Pol Noviar menyampaikan apresiasi atas dedikasi mahasiswa yang turun langsung membantu masyarakat di lokasi terdampak.

“Kehadiran mahasiswa STIK di lokasi bencana merupakan wujud nyata pengabdian dan implementasi nilai-nilai kemanusiaan dalam pendidikan kepolisian. Tidak hanya membantu secara fisik, tetapi juga memberikan penguatan psikologis kepada masyarakat yang terdampak banjir,” ujarnya.

Sementara itu, Kombes Pol Dodi Arifianto mengatakan kegiatan tersebut menjadi sarana pembelajaran kontekstual bagi mahasiswa dalam memahami dinamika sosial masyarakat saat menghadapi situasi darurat.

Program pengabdian masyarakat mahasiswa STIK Angkatan 83 di wilayah Aceh Barat dijadwalkan berlangsung hingga akhir Februari 2026 dengan sejumlah agenda sosial kemasyarakatan. Kegiatan ini merupakan bagian dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi sekaligus pembentukan karakter perwira Polri yang humanis dan responsif.

Kehadiran mahasiswa STIK di Desa Napai mendapat sambutan positif dari masyarakat. Sinergi antara mahasiswa dan warga diharapkan dapat mempercepat pemulihan pascabanjir serta memperkuat semangat kebersamaan di tengah masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....