Mahasiswa UTU Tuntaskan KKN Angkatan-XXV di Aceh Jaya
- 07 Feb 2026 21:23 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Aceh Jaya - Universitas Teuku Umar (UTU) resmi menutup rangkaian Kuliah Kerja Nyata (KKN) Reguler Angkatan XXV Tahun 2026 di Panga Aceh Jaya melalui lokakarya besar yang digelar di Aula Kantor Camat Panga, Kabupaten Aceh Jaya, Selasa, 3 Februari 2026.
Kegiatan yang mengusung tema “Transformasi Potensi Alam dan UMKM Menuju Aceh Jaya yang Sejahtera dan Berkelanjutan” dengan tagline “Dari Desa Bangkit, Menuju Aceh Jaya Hebat” itu diikuti oleh 148 mahasiswa KKN yang tersebar di 20 gampong di Kecamatan Panga.
Kegiatan berlangsung pukul 09.00 WIB dan dihadiri Bupati Aceh Jaya yang diwakili Staf Ahli Bidang Keistimewaan Aceh, Kemasyarakatan dan SDM, Yenni Elpiana, S.Kep., M.Si., Camat Panga Mawardi, S.Pd., SD., unsur Muspika Panga, para keuchik gampong lokasi KKN, Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTU yang diwakili Sekretaris Heri Darsan, ST., MT., Koordinator Pusat KKN UTU Dr. Ir. Fitriadi, ST., MT., Dosen DPL KKN, serta mahasiswa peserta KKN.
Dalam sambutannya, Sekretaris Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) UTU, Heri Darsan, ST., M.Si., didampingi Koorpus KKN UTU Dr. Ir. Fitriadi, ST., MT., menegaskan bahwa kehadiran 148 mahasiswa di 20 gampong telah memberikan dampak ekonomi yang terukur bagi masyarakat.
Ia menegaskan, laporan hasil lokakarya tersebut akan disusun sebagai draf lanjutan untuk pengembangan luaran akademik, mulai dari Program Kreativitas Mahasiswa (PKM), penulisan skripsi, tesis, hingga artikel ilmiah di jurnal terakreditasi.
Mewakili Bupati Aceh Jaya, Yenni Elpiana, S.Kep., M.Si dalam sambutannya sekaligus menutup KKN UTU Tahun 2026 menyampaikan apresiasi atas kontribusi UTU dalam mendorong penguatan ekonomi desa. Ia menyebutkan, KKN Reguler Angkatan XXV merupakan kehadiran UTU yang keempat kalinya secara masif di Aceh Jaya sehingga hampir seluruh kecamatan telah terjangkau.
“Sinergisitas ini sangat istimewa. Kami melihat berbagai UMKM tumbuh di pelosok desa berkat sentuhan sinergi dan kolaborasi ini,” ujarnya.
Sesi lokakarya berlangsung selama tujuh jam, sebanyak 20 kelompok mahasiswa mempresentasikan hasil kegiatan KKN dalam lima sesi, yang didampingi DPL dan keuchik gampong. Dipandu oleh Said Fadhlain, S.IP., M.A., selaku moderator yang menegaskan peran mahasiswa Generasi Z sebagai agen perubahan yang harus mampu mengonversi teori kampus menjadi solusi praktis di tengah masyarakat desa.
“Gen Z bukan sekadar generasi digital, mereka adalah penyambung lidah peradaban,” ujarnya.
Rangkaian kegiatan ditutup dengan penandatanganan naskah kerja sama, penyerahan sertifikat, serta sesi foto bersama. (Dhurotun Musyarofah).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....