Psikososial Bintang Kecil Pulihkan Anak Terdampak Bencana

  • 30 Jan 2026 17:50 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kegiatan Psikososial Bintang Kecil Kolaboratif bagi anak-anak terdampak bencana di Kabupaten Aceh Barat berlangsung sukses. Program ini melibatkan Relawan Petani Muda Millenial (RPMM), CV Daratan Samudera, dan Universitas Teuku Umar (UTU).

Kegiatan dilaksanakan di Desa Sikundo dan Desa Canggai, Kecamatan Pante Ceureumen, yang merupakan wilayah terdampak parah bencana. Program difokuskan pada pemulihan psikologis anak-anak melalui berbagai aktivitas edukatif dan rekreatif.

Sebelum turun ke lokasi, para relawan lintas organisasi terlebih dahulu mengikuti pembekalan di Kampus UTU pada 24 Januari 2026. Pembekalan diberikan oleh Koordinator Psikososial Bintang Kecil, Maria Ulfa, dengan materi Psychological First Aid (PFA) sebagai dasar pendampingan awal bagi korban bencana.

Sekretaris RPMM, Oka Yulia, mengatakan pemilihan Desa Sikundo dan Canggai didasarkan pada tingkat dampak bencana yang cukup berat di kedua wilayah tersebut. Karena itu, program difokuskan pada terapi pemulihan bagi anak-anak.

“Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan terapi psikososial kepada anak-anak terdampak bencana agar mereka kembali ceria dan berani beraktivitas,” ujar Oka Yulia, Jumat, 30 Januari 2026.

Kegiatan berlangsung selama empat hari, mulai 25 hingga 28 Januari 2026, dengan melibatkan 20 mahasiswa sebagai relawan pendamping. Sebanyak 67 anak dari jenjang TK hingga SD tercatat mengikuti rangkaian kegiatan.

Beragam aktivitas dilakukan selama program berlangsung, di antaranya senam bersama, story telling bertema banjir, membaca buku, menggambar, hingga bermain kolase. Para relawan dibagi dalam beberapa kelompok untuk memaksimalkan pendampingan.

Oka Yulia berharap kegiatan psikososial untuk anak korban bencana dapat terus dilakukan secara berkelanjutan dan diperluas ke wilayah terdampak lainnya dengan dukungan berbagai pihak.

“Kegiatan terapi bagi anak-anak korban bencana sangat penting karena mereka adalah generasi penerus yang perlu dijaga tumbuh kembangnya,” ucapnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....