HUDA dan PERTI Salurkan Donasi Bencana ke Dayah

  • 30 Jan 2026 17:44 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Pimpinan Wilayah Himpunan Ulama Dayah (PW HUDA) Aceh Barat bersama Pengurus Cabang Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PC PERTI) Aceh Barat menyalurkan donasi bagi korban bencana banjir dan longsor di wilayah Beutong Ateuh Banggalang dan Kabupaten Gayo Lues, Rabu 28 Januari 2026. Penyaluran bantuan ke Beutong Ateuh Banggalang dipimpin Ketua PW HUDA Aceh Barat, Abu Syech H. Abdurrahman Al-Yamani.

Donasi diserahkan kepada Dayah Madinatuddiniyah Tgk Chik Khali Alue di Desa Blang Puuk, Kabupaten Nagan Raya. Rombongan HUDA dan PERTI Aceh Barat disambut Pimpinan Dayah Madinatuddiniyah Tgk Chik Khali Alue, Abi Syech Abdurrauf, bersama dewan guru dan para santri. Bantuan yang disalurkan berupa Al-Qur’an, kitab kuning, kain sarung, perlengkapan salat, beras, serta uang tunai dan kebutuhan lainnya.

Abdurrahman Al-Yamani mengatakan dayah tersebut merupakan salah satu lembaga pendidikan keagamaan besar di kawasan Beutong Ateuh yang terdampak cukup parah akibat banjir.

Abu Syekh Yamani menyerahkan donasi kepada Abi Syekh Abdurrauf, pimpinan Dayah Tgk. Chik Khali Alue, Betong, Rabu 28 Januari 2026.Foto HUDA

“Sekitar 70 persen bangunan dayah rusak. Asrama putra tidak bisa digunakan lagi dan harus dipindahkan sekitar 300 meter ke lokasi yang lebih aman dari aliran sungai. Sementara asrama putri masih bisa ditempati,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada masyarakat Aceh Barat, para ulama, pelaku usaha, pejabat pemerintah, serta organisasi kemasyarakatan yang telah berpartisipasi dalam penggalangan donasi. “Semoga seluruh bantuan yang diberikan menjadi amal jariyah dan membawa keberkahan,” katanya.

Sementara itu, penyaluran bantuan ke Kabupaten Gayo Lues dipimpin Ketua PC PERTI Aceh Barat, Tgk H. Muhammad Arifin atau Abu Cek Arifin, bersama tim gabungan HUDA dan PERTI Aceh Barat.

Di Gayo Lues, bantuan disalurkan ke sejumlah dayah yang terdampak banjir dan longsor, salah satunya Dayah Raudhatul ‘Ulum yang dipimpin Tgk Jailani. Dayah tersebut dilaporkan mengalami kerusakan berat akibat banjir dan longsor yang terjadi pada November 2025.

Akibat bencana, bangunan dayah yang sebelumnya berlantai dua rusak total. Lokasi dayah yang semula berada di Desa Uyem Beriring, Kecamatan Tripe Jaya, dipindahkan ke Desa Melelang, Kecamatan Terangun, sekitar 15 kilometer dari lokasi awal karena dinilai tidak lagi layak huni.

Bantuan yang disalurkan ke Gayo Lues berupa Al-Qur’an, kitab kuning, sajadah, sarung, beras, tikar, mie instan, serta kebutuhan harian lainnya. Selain itu, diserahkan pula bantuan dana untuk mendukung pembangunan kembali dayah.

“Bantuan ini mungkin tidak besar, namun kami berharap dapat meringankan beban para guru dan santri. Kami juga terus mendoakan agar dayah-dayah di Aceh diberi perlindungan dan keberkahan,” ujar Abu Cek Arifin.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....