Pemprov Aceh Terima CSR Layanan Darurat 112

  • 30 Jan 2026 15:15 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh – Pemerintah Provinsi Aceh melalui Sekretaris Daerah (Sekda) Aceh, M. Nasir, menerima bantuan Corporate Social Responsibility (CSR) berupa sistem layanan Emergency Call Center 112 sebagai pusat monitoring kedaruratan Provinsi Aceh. Penyerahan bantuan tersebut berlangsung di Ruang Rapat Sekda Aceh, Rabu 21 Januari 2026.

Call Center 112 untuk Pemerintah Aceh merupakan CSR dari PT Digital Sandi Informasi (DSI) yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Infrastruktur Digital, Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi). Layanan ini dihadirkan untuk memperkuat sistem penanganan kedaruratan yang terintegrasi dan responsif di seluruh wilayah Aceh.

Sekda Aceh M. Nasir menyampaikan bahwa penyediaan Nomor Tunggal Panggilan Darurat (NTPD) 112 merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam menghadirkan pelayanan publik yang cepat dan tanggap terhadap kebutuhan masyarakat. Menurutnya, layanan 112 bukan sekadar nomor telepon, melainkan sistem integrasi lintas sektor untuk menangani berbagai kondisi darurat.

“NTPD 112 ini adalah integrasi pelayanan publik untuk menangani berbagai situasi darurat, mulai dari kecelakaan, kebakaran, kebutuhan ambulans, hingga gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat,” ujar M. Nasir.

Ia menekankan tiga aspek penting dalam implementasi layanan tersebut, yakni kecepatan respons, kemudahan akses, serta sinergi antar lembaga. Setiap laporan yang masuk, kata Sekda, harus segera ditindaklanjuti melalui koordinasi lintas instansi tanpa terhambat birokrasi.

Selain itu, M. Nasir juga mengingatkan pentingnya sosialisasi layanan darurat 112 hingga ke pelosok daerah agar seluruh lapisan masyarakat mengetahui dan memanfaatkan layanan tersebut secara bijak dan bertanggung jawab.

Sementara itu, Direktur Operasional PT Digital Sandi Informasi, Aditya Rizka, menyampaikan bahwa layanan panggilan darurat 112 dapat diakses masyarakat secara gratis dan bebas pulsa. Layanan ini diharapkan mampu memperkuat kehadiran pemerintah dalam memberikan pelayanan kedaruratan yang cepat, tepat, dan terkoordinasi.

Perwakilan Kemkomdigi melalui Kepala Balai Monitoring Frekuensi (Balmon) Aceh, Luthfi, menyebutkan bahwa layanan 112 telah dikembangkan sejak 2016 dan saat ini telah digunakan di 185 kabupaten dan kota di Indonesia.

Penyerahan CSR ini turut dihadiri jajaran Satuan Kerja Perangkat Aceh (SKPA) terkait serta diikuti secara virtual oleh pemerintah kabupaten dan kota se-Aceh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....