Kebakaran Lahan Gambut di Aceh Barat Semakin Meluas
- 18 Jan 2026 12:44 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Aceh Barat - Peristiwa Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) melanda wilayah Kabupaten Aceh Barat tiga hari terakhir. Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Aceh Barat gabungan dikerahkan untuk memadamkan api di sejumlah titik kebakaran lahan itu.
Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Aceh Barat, T. Ronal Nehdisnayah, mengatakan terdapat beberapa lokasi kebakaran lahan gambut yang saat ini ditangani oleh petugas. Titik-titik kebakaran tersebut berada di Desa Suak Raya, Leuhan, Seuneubok, dan Lapang. Bahkan, pada beberapa lokasi, api sempat mendekati permukiman warga.
“Karhutla ini tidak hanya terjadi pada siang hari, tetapi juga pada malam hari sehingga petugas terpaksa melakukan pemadaman secara manual,” ujar Ronal, Minggu 18 Januari 2026.

Pemadaman Karhutla di Suak Raya, Aceh Barat, Sabtu 17 Januari 2026 siang
Ia menjelaskan, selama tiga hari terakhir, BPBD Aceh Barat bersama unsur Polri, TNI, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), serta instansi terkait lainnya terus melakukan upaya pemadaman api di lahan gambut yang rawan terbakar.
Selain itu, Ronal juga mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan saat membersihkan kebun, karena dapat memicu kebakaran yang meluas, terutama di lahan gambut yang mudah terbakar dan sulit dipadamkan.
Akibat karhutla tersebut, asap mulai menyelimuti sejumlah wilayah di Aceh Barat. Meski kualitas udara dinilai belum berada pada tingkat berisiko bagi kesehatan, asap telah memengaruhi jarak pandang pengguna jalan, khususnya pada pagi hari di ruas jalan Meulaboh–Banda Aceh.
BPBD Aceh Barat mengajak seluruh elemen masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan dan berperan aktif dalam mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan.
"Untuk luas yang terbakar bervariasi. Di Suak Raya ini ada sekitar 3 hektar lebih dan yang terbakar ilalang muda," ujar Ronald, saat diwawancara di lokasi.
Secara menyeluruh total area lahan gambut yang terbakar mencapai 5,5 hektar tersebar di sejumlah lokasi. Kondisi lapangan medan jalan sulit mendatangkan damkar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....