Delapan Ribu Warga Nagan Raya Terdampak Banjir

  • 01 Des 2025 22:44 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: lebih 8 ribu warga Kabupaten Nagan Raya, Aceh terdampak bencana hidrometeorologi. Bencana alam berupa banjir bandang dan lonsor merusak infrastruktur dan rumah warga.

Bencana alam yang melanda Kabupaten Nagan Raya sejak Rabu (26/11/2025) berdampak luas di empat kecamatan, yaitu Beutong Ateuh Banggalang, Darul Makmur, Tripa Makmur, dan Tadu Raya. Berdasarkan laporan harian Pusdalops BPBD pada Senin (1/12/2025) pukul 19.00 WIB, tercatat 8.258 KK atau 25.608 jiwa terdampak bencana, dengan ketinggian air mencapai 50–180 cm dan ratusan rumah dilaporkan terseret arus sungai.

Hujan deras disertai angin kencang selama tiga hari menyebabkan debit air Krueng Beutong dan Krueng Tripa meluap hingga menggenangi permukiman warga. Jalur lintas Sumatra di Kecamatan Darul Makmur sempat terganggu akibat luapan air dan material lumpur setinggi 10–30 cm.

Sementara wilayah terdampak terbesar berada di Kecamatan Darul Makmur dengan 3.987 KK atau 11.978 jiwa, disusul Tripa Makmur 9.525 jiwa, Beutong Ateuh Banggalang 2.156 jiwa, dan Tadu Raya 1.949 jiwa.

Sejumlah fasilitas umum dan infrastruktur mengalami kerusakan berat, termasuk jalan nasional Beutong–Takengon dan jalan penghubung Blang Puuk–Babah Suak yang terputus total. Di Darul Makmur, jembatan rangka baja di Alue Wakie putus, sementara di Tadu Raya jembatan penghubung Tadu Raya–Alue Bata juga mengalami kerusakan.

Ratusan rumah hanyut terbawa arus sungai Beutong. BPBD Nagan Raya telah mendirikan titik pengungsian di beberapa lokasi, meliputi Puskesmas Beutong Ateuh, empat titik posko di Lamie, dua titik di Kuta Trieng, dua titik di Gunong Cut, serta satu titik di Tuwi Buya.

Petugas juga menyalurkan logistik masa panik, air bersih, serta melakukan asesmen lanjutan terhadap kerusakan.

Hingga laporan diterbitkan, kondisi air di seluruh kecamatan telah surut. Namun, empat orang masih dalam pencarian, masing-masing satu warga Desa Kuta Teungoh, serta tiga lainnya di Kecamatan Darul Makmur yang diduga hanyut terbawa arus sungai Gunong Kong.

Cuaca terakhir terpantau berawan dengan suhu 23–32°C, kelembapan 70–95%, dan kecepatan angin 25 km/jam dari arah Timur–Barat Laut. BPBD mengimbau warga tetap waspada dan meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir susulan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....