Kepala DSI Aceh Barat Tutup dan Apresiasi program Daurah Ramadan

  • 17 Mar 2026 03:08 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Barat, Dr. Husensah, M.Pd secara resmi menutup kegiatan Daurah Tajwid Al-Qur’an dan Bahasa Arab di Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Senin, 16 Maret 2926. Penutupan kegiatan tersebut berlangsung menjelang buka puasa bersama pada malam 27 Ramadan 1447 Hijriah.

Dalam sambutannya, Husensah menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut serta menegaskan dukungan penuh dari Dinas Syariat Islam Aceh Barat. Menurutnya, program seperti Daurah Ramadan sangat bermanfaat dalam meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap bacaan Al-Qur’an yang baik dan benar.

“Kita sangat mengapresiasi kegiatan ini dan Dinas Syariat Islam siap mendukung, baik secara moril maupun materil. Ke depan, kegiatan seperti ini diharapkan dapat terus ditingkatkan, tidak hanya di bulan Ramadan tetapi juga di luar Ramadan,” ujarnya.

Sementara itu, inisiator kegiatan sekaligus Imum Chik Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Waled H. Saifuddin Yahya, mengaku terharu melihat antusiasme peserta yang mengikuti daurah tersebut. Ia menyebutkan peserta berasal dari berbagai kalangan, mulai dari guru, imam masjid, akademisi, pelajar hingga masyarakat umum.

“Kami sebagai pengurus masjid merasa terharu melihat daurah ini diikuti oleh para guru, imam masjid, akademisi, pelajar dan masyarakat umum,” kata Waled.

Pimpinan Dayah Istiqamatuddin Bustanul ‘Arifin, Desa Lapang itu juga berharap ke depan setiap desa memiliki minimal satu guru tajwid Al-Qur’an yang mendapatkan pembinaan khusus serta dukungan dari pemerintah daerah.

“Kedepan kita berharap di setiap desa ada satu guru tajwid Al-Qur’an yang mendapat insentif dari pemerintah. Para guru ini nantinya diseleksi dan dibina secara berkala di Masjid Agung, sehingga dapat mentajwidkan masyarakat dan memasyarakatkan tajwid,” ujarnya.

Salah satu peserta terbaik dalam Daurah Tajwid perdana tersebut adalah Ketua PC PERTI Aceh Barat, Tgk. H. Muhammad Arifin Idris atau yang akrab disapa Abu Cek. Ia menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyelenggarakan kegiatan tersebut.

“Saya atas nama pribadi dan juga Ketua MUDAB mengucapkan terima kasih kepada Kepala Dinas Syariat Islam Aceh Barat, Imum Chik Masjid Agung Meulaboh, Ustaz Muhammad Yasin Jumadi sebagai mu’allim, serta Ketua Remaja Masjid Agung Tgk. Syahwaludin sebagai ketua panitia atas terlaksananya program ini,” ujarnya.

Abu Cek juga berharap Pemerintah Kabupaten Aceh Barat, khususnya Bupati Tarmizi, dapat terus mendukung program pembinaan keagamaan seperti daurah tajwid. Menurutnya, kegiatan tersebut sangat penting bagi generasi muda, masyarakat umum, serta para imam masjid di seluruh desa di Aceh Barat.

Ia bahkan mengaku merasakan manfaat besar selama mengikuti kegiatan tersebut. “Sembilan hari mengikuti daurah ini terasa seperti menuntut ilmu selama sembilan tahun. Metode tajwid yang praktis dan cepat ini sangat bermanfaat. Kami berharap kegiatan ini dapat dilaksanakan secara berkelanjutan, baik sebulan sekali, tiga bulan sekali, atau minimal setahun sekali,” katanya.

Selain itu, Abu Cek juga menyatakan kesiapan pihaknya melalui organisasi Persatuan Tarbiyah Islamiyah (PERTI) untuk mendukung pemerintah daerah dalam pelaksanaan daurah serupa di berbagai desa maupun kecamatan di Aceh Barat.

Daurah Ramadan tersebut diselenggarakan oleh Remaja Masjid Agung Meulaboh dan berlangsung selama sembilan hari, sejak 8 hingga 16 Maret 2026. Kegiatan tersebut menggabungkan dua program sekaligus, yakni Daurah Tajwid Al-Qur’an yang dilaksanakan pukul 09.00 hingga 12.00 WIB dan Daurah Bahasa Arab Praktis pukul 14.30 hingga 15.30 WIB setiap harinya.

Adapun pemateri dalam kegiatan tersebut adalah Direktur Tahfidz Dayah Ruhul Qur’ani Meulaboh, Ustaz Muhammad Yasin Jumadi, Lc., serta Imum Chik Masjid Agung Baitul Makmur Meulaboh, Waled H. Saifuddin Yahya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....