Trik Manja Orangtua Bangunin Buah Hati Sahur tanpa Rewel

  • 06 Mar 2026 21:59 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh- Bulan Ramadan menjadi momen istimewa bagi umat Muslim untuk menjalankan ibadah puasa, termasuk bagi anak-anak yang mulai belajar berpuasa. Namun, bagi sebagian orang tua, membangunkan anak untuk sahur sering menjadi tantangan tersendiri.

Anak yang masih mengantuk kerap menjadi rewel, menangis, atau sulit diajak bangun untuk sahur. Dikutip rri.co.id pada Jum’at 6 Maret 2026,dari berbagai sumber.

Agar momen sahur tetap nyaman dan menyenangkan, orang tua perlu menerapkan beberapa cara yang tepat. Dengan pendekatan yang lembut dan kebiasaan yang baik, anak dapat terbiasa bangun sahur tanpa rewel.

1.Mengatur Waktu Tidur Anak Lebih Awal.

Salah satu penyebab anak sulit bangun sahur adalah waktu tidur yang terlalu larut. Selama Ramadhan, orang tua sebaiknya menyesuaikan jadwal tidur anak agar lebih awal dari biasanya. Dengan tidur cukup, anak akan lebih mudah dibangunkan saat waktu sahur tiba.

2.Membangunkan Anak dengan Cara Lembut.

Cara membangunkan anak juga sangat berpengaruh terhadap suasana hati mereka. Hindari membangunkan dengan suara keras atau terburu-buru. Orang tua dapat membangunkan anak secara perlahan, seperti mengelus punggung, memanggil namanya dengan lembut, atau menyalakan lampu secara perlahan agar anak tidak kaget.

3.Ciptakan Suasana Sahur yang Menyenangkan.

Suasana sahur yang hangat dapat membuat anak lebih bersemangat untuk bangun. Orang tua bisa mengajak anak duduk bersama di meja makan, bercanda ringan, atau menyiapkan menu sahur yang disukai anak. Hal sederhana ini dapat membuat anak merasa sahur adalah momen yang menyenangkan.

4.Beri Motivasi dan Apresiasi.

Memberikan motivasi juga penting agar anak semangat bangun sahur. Orang tua dapat menjelaskan bahwa sahur membantu tubuh tetap kuat saat berpuasa. Selain itu, berikan pujian atau apresiasi ketika anak berhasil bangun tanpa rewel. Cara ini dapat menumbuhkan rasa bangga pada anak.

5.Jangan Memaksa Anak.

Jika anak masih sangat mengantuk atau belum kuat menjalani puasa penuh, orang tua sebaiknya tidak memaksakan. Proses belajar berpuasa pada anak perlu dilakukan secara bertahap sesuai usia dan kemampuan mereka.

Dengan kesabaran dan pendekatan yang penuh kasih, kebiasaan bangun sahur dapat menjadi pengalaman yang menyenangkan bagi anak. Selain membantu mereka belajar menjalankan ibadah puasa, momen sahur bersama keluarga juga dapat mempererat hubungan antara orang tua dan anak selama bulan Ramadhan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....