Baitul Mal Aceh Barat Jadikan Zakat Bantuan Fakir Miskin dan Modal Usaha Mualaf

  • 05 Mar 2026 22:34 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh– Memasuki bulan suci Ramadan 1447 H, Baitul Mal Kabupaten Aceh Barat terus berkomitmen mengoptimalkan pengelolaan Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) demi kesejahteraan umat. Hal ini ditegaskan kembali dalam program interaktif "Tanya Ustad di Bulan Ramadan" (TAULADAN) yang disiarkan oleh RRI Meulaboh, Selasa 3 Maret 2026.

Hadir sebagai narasumber, Tgk. Irhamdi Nasda, S.H, M.H, Gr, Tenaga Profesional Baitul Mal Aceh Barat, memaparkan tema krusial: "Peran Zakat dalam Kehidupan Sosial". Beliau menekankan bahwa zakat bukan sekadar kewajiban agama, melainkan instrumen ekonomi yang mampu mengentaskan kemiskinan di Aceh Barat secara terukur.

Program Unggulan: Menyentuh Berbagai Senif

Baitul Mal Aceh Barat mengelola dana zakat secara transparan dan tepat sasaran melalui berbagai program bantuan yang komprehensif:

Santunan Fakir & Miskin: Menjadi prioritas utama, terutama menjelang hari raya. Sebagai gambaran, pada tahun 2024 saja, Baitul Mal Aceh Barat menyalurkan zakat senif fakir dan miskin mencapai Rp6,7 Miliar.

Bantuan Modal Usaha: Untuk memutus rantai kemiskinan, Baitul Mal menyediakan bantuan modal bagi pelaku usaha mikro (mustahik) agar mereka dapat mandiri secara ekonomi.

Bantuan Mualaf & Musafir: * Mualaf: Diberikan dalam bentuk pendampingan spiritual, bantuan biaya hidup, hingga akses pendidikan untuk memperkuat aqidah dan ekonomi mereka.

Musafir (Ibnu Sabil): Bantuan darurat bagi mereka yang kehabisan bekal dalam perjalanan yang sesuai dengan syariat.

Beasiswa Pendidikan: Dukungan bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu agar tetap bisa mengenyam bangku sekolah dan dayah.

Ajakan Berzakat: Tepat Sasaran Melalui Baitul Mal

Tgk. Irhamdi Nasda mengajak seluruh masyarakat Aceh Barat yang telah memenuhi nishab untuk menyalurkan zakatnya melalui lembaga resmi pemerintah, yakni Baitul Mal.

"Zakat yang dikelola oleh Baitul Mal dipastikan tersalurkan kepada mereka yang benar-benar berhak (mustahik) berdasarkan verifikasi ketat. Dengan bergabung dan berzakat melalui Baitul Mal, kita turut membangun Aceh Barat yang lebih mandiri dan sejahtera," ujar beliau dalam siaran tersebut.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....