masyarakat Beutong setiap hari berbuka Tampa cahaya lampu
- 05 Mar 2026 21:23 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Nagan Raya - Pemuda Beutong Ateuh Banggalang, Samsuardi, meminta Pemkab Nagan Raya percepat pengaliran listrik ke permukiman warga yang di landa banjir bandang pada 26 November 2025 lalu. Hingga memasuki hari ke 17 Ramadan, masyarakat Beutong Ateuh Banggalang makan sahur dan berbuka puasa dalam kondisi gelap penerang.
"Hingga saat ini, ratusan masyarakat Beutong Ateuh Banggalang yang mengungsi di tenda darurat berbuka dan sahur menggunakan lilin serta pelita," ujarnya dalam siaran pers kepada wartawan.
Ia menceritakan, sangat penting penerangan di bulan Ramadhan, apalagi saat berbuka dan makan sahur
"Coba di bayangkan, gimana nasib masyarakat berbuka dan makan sahur dalam gelap gulita di tenda pengungsian, apalagi masyarakat yang tinggal jaraknya jauh dengan tetangga," sambungnya
Selanjutnya, Samsuardi menjelaskan, belum lagi nanti akan menghadapi lebaran gimana nasib warga yang masih tinggal di tenda darurat
"Ini sudah masuk hari ke 17 Ramadhan di Beutong Ateuh, bahkan sudah hampir 4 bulan usai banjir tapi masih banyak masyarakat yang tinggal di tenda dalam kondisi tanpa listrik" ucap Samsuardi
"Selama Ramadhan, kami di Desa Kuta teungoh belum ada listrik, tapi kalau sebelum masuk Ramadhan ada gingset di Desa ada hidup sampai jam 24.00 wib sampai ke tenda tenda masyarakat, tapi ini sudah 17 hari gingset itu mati, entah udah rusak atau kenapa juga kurang tau" tambah Samsuardi
Ia memohon kepada pemerintah agar cepat mambantu pengaliran listrik ke rumah serta ke tenda darurat agar masyarakat lebih nyaman beribadah terutama waktu makan sahur
"Selama Ramadhan ini kami melihat masyarakat betapa gelapnya tenda masyarakat saat makan sahur serta berbuka puasa, kami mohon kepada pemerintah terkait untuk bergerak cepat pengaliran listrik ke titik warga mengungsi," ujarnya.
Banjir Bandang pada 26 November 2025 lalu mengakibatkan sejumlah infrastruktur serta ratusan rumah hilang di bawa arus serta dua permukiman dari 4 desa di kecamatan Beutong Ateuh Banggalang harus pindah rumah ke gunung untuk mengungsi
Sampai saat ini, masyarakat di dua desa tersebut bertekat untuk menetap di pegunungan untuk di jadikan tempat baru
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....