Trik Puasa Lancar ASI Melimpah Si Kecil Bahagia

  • 02 Mar 2026 23:20 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh- Bulan suci Ramadhan, banyak ibu menyusui (busui) yang dilanda kebimbangan."Bolehkah saya berpuasa? Apakah ASI saya akan seret?" Kekhawatiran ini wajar, mengingat busui membutuhkan energi ekstra untuk memproduksi ASI yang berkualitas bagi si kecil.

Namun, kabar baiknya adalah puasa tidak secara otomatis menurunkan kuantitas ASI. Tubuh manusia memiliki mekanisme luar biasa untuk tetap memproduksi ASI meski sedang berpuasa, selama asupan nutrisi saat sahur dan berbuka terpenuhi dengan tepat. Dikutip rri.co.id pada Senin 2 Maret 2026,dari berbagai sumber.

Berikut Kiat Jitu Berpuasa Bagi Ibu Menyusui :

1. Strategi Hidrasi "Pola 2-4-2".

Dehidrasi adalah musuh utama busui saat puasa. Para ahli menyarankan busui untuk mengonsumsi minimal 2,5 hingga 3 liter air atau sekitar 10-12 gelas per hari. Gunakan pola 2 gelas saat berbuka, 4 gelas sepanjang malam (termasuk setelah tarawih), dan 2 gelas saat sahur untuk menjaga hidrasi tetap optimal.

2. Sahur dengan Karbohidrat Kompleks & Protein Tinggi.

Jangan hanya sekadar kenyang. Pilih makanan yang melepaskan energi secara perlahan seperti nasi merah, oatmeal, atau roti gandum. Tambahkan protein hewani seperti telur rebus, dada ayam, atau ikan untuk membantu tubuh tetap bertenaga sepanjang hari.

3. Penuhi Superfood Pelancar ASI.

Masukkan daun katuk, daun kelor, atau kacang-kacangan ke dalam menu sahur dan berbuka. Mengonsumsi susu khusus ibu menyusui sejam setelah berbuka atau sebelum imsak juga sangat efektif menjaga kekentalan dan kualitas ASI.

4. Manajemen Istirahat dan Pompa ASI.

Jika Anda bekerja atau memompa ASI, manfaatkan waktu malam hari untuk melakukan "power pumping" secara maksimal. Pada siang hari, kurangi aktivitas fisik yang menguras energi dan sempatkan tidur siang singkat jika memungkinkan untuk menjaga stamina.

5. Kenali Sinyal Tubuh (Jangan Dipaksakan).

Dalam Islam, ibu menyusui memiliki keringanan, untuk tidak berpuasa jika khawatir akan kesehatan diri atau bayinya. Segera batalkan puasa jika Anda merasa pusing hebat, lemas luar biasa, atau jika bayi menunjukkan tanda-tanda kekurangan cairan (popok kering >6 jam atau bayi sangat rewel). Bagi Bunda yang memutuskan tidak berpuasa, Anda dapat menggantinya dengan membayar fidyah .

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....