Disiplin dan Manajemen Waktu di Bulan Puasa

  • 24 Feb 2026 09:54 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh : Disiplin dan manajemen waktu menjadi aspek penting yang perlu diperkuat umat Islam selama menjalankan ibadah puasa Ramadan.

Menurut Ustadz Teuku Murdani.S.Kom.I selaku penyuluh agama Islam KUA kec. Panton Reu, Aceh Barat, Ramadan merupakan bulan penuh keberkahan yang harus dimanfaatkan secara optimal melalui pengelolaan waktu yang baik. Ia menegaskan bahwa Al-Qur’an banyak menekankan pentingnya waktu sebagai pengingat bagi manusia.

“Dalam beberapa surah Al-Qur’an, Allah bahkan membuka ayat dengan sumpah atas waktu, seperti wal fajri (demi waktu fajar), wallaili (demi waktu malam), wadduha (demi waktu duha), hingga wal asri (demi waktu asar). Ini menunjukkan betapa pentingnya waktu dalam kehidupan manusia. Pesannya jelas, jangan sampai waktu yang penuh berkah terlewat begitu saja tanpa nilai ibadah” ujarnya, Sabtu 21 Februari 2026

Ia menjelaskan, Rasulullah SAW telah memberi teladan dalam membagi waktu secara seimbang, baik untuk ibadah, keluarga, maupun aktivitas mencari nafkah. Seperti Shalat yang menjadi pola utama kedisiplinan karena telah ditetapkan pada waktu-waktu tertentu.

“Shalat itu bukan hanya kewajiban, tetapi juga latihan disiplin yang membentuk keteraturan hidup seorang Muslim,” katanya.

Selain itu, Teuku Murdani menekankan pentingnya membangun pola pikir produktif, khususnya dengan memanfaatkan waktu pagi yang dinilai penuh berkah. Ia mengingatkan bahwa Rasulullah mendoakan keberkahan bagi umatnya di pagi hari. Sebab, kebiasaan menunda pekerjaan sering membuat seseorang kehilangan keberkahan waktu.

Ia juga menegaskan bahwa Ramadan tidak boleh dimaknai sekadar peningkatan ibadah yang bersifat sesaat. Justru, konsistensi dalam menjaga ketaatan setelah Ramadan menjadi tolak ukur keberhasilan seseorang dalam meraih ketakwaan.

Sebagai penutup, ia mengajak umat Islam menjaga lima perkara sebelum datang lima perkara lainnya, yakni masa sehat sebelum sakit, masa lapang sebelum sempit, masa kaya sebelum miskin, masa muda sebelum tua, dan masa hidup sebelum kematian.

Dengan pengelolaan waktu yang disiplin, Ramadan diharapkan menjadi momentum pembentukan pribadi yang lebih produktif, bertakwa, dan istiqamah dalam kehidupan sehari-hari.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....