Tim Boccia Indonesia Raih Tiga Emas di Astana 2026

  • 07 Jun 2026 00:28 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Jakarta – Tim Boccia Indonesia menorehkan prestasi membanggakan pada ajang Astana 2026 World Boccia Cup di Astana, Kazakhstan. Kontingen Merah Putih berhasil membawa pulang tiga medali emas dan satu medali perak dari nomor individu.

Tiga medali emas masing-masing diraih oleh Muhammad Afrizal Syafa, Handayani, dan Felix Ardi Yuda. Sementara satu medali perak dipersembahkan oleh Gischa Zayana.

Prestasi tersebut menjadi bukti konsistensi dan perkembangan olahraga boccia Indonesia di tingkat internasional. Penampilan para atlet dinilai mampu bersaing dengan atlet-atlet terbaik dunia sekaligus memperkuat posisi Indonesia dalam olahraga paralimpik.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kazakhstan dan Tajikistan, M. Fadjroel Rachman, menyampaikan apresiasi atas capaian para atlet Indonesia. Menurutnya, keberhasilan tersebut mencerminkan semangat juang dan kerja keras yang telah ditunjukkan para atlet selama menjalani persiapan.

“Prestasi yang diraih oleh Tim Boccia Indonesia di Astana merupakan cermin dari semangat juang bangsa. Mereka telah mengharumkan nama Indonesia di panggung internasional, dan ini adalah bukti bahwa dengan dukungan yang tepat, atlet kita mampu bersaing dan unggul di tingkat dunia,” ujarnya usai penyematan medali di Kompleks Olahraga Atletik Qazaqstan, Astana, Sabtu, 6 Juni 2026.

Keikutsertaan Indonesia dalam World Boccia Cup Astana menjadi bagian dari upaya meningkatkan prestasi olahraga paralimpik nasional menuju ajang internasional yang lebih besar. Selain memburu prestasi, kehadiran tim Indonesia juga menjadi sarana mempererat hubungan dan diplomasi olahraga antara Indonesia dan Kazakhstan.

Ketua tim sekaligus pelatih kepala Tim Boccia Indonesia yang berbasis di Solo, Islahuzzaman Nur Yadin, menyebut hasil tersebut sangat berarti dalam upaya mengumpulkan poin menuju Paralimpiade Los Angeles 2028.

“Alhamdulillah, Tim Boccia Indonesia meraih tiga emas dan satu perak pada nomor individual dalam rangka try out World Boccia Cup di Astana, Kazakhstan. Hasil yang sangat luar biasa dalam meraih poin menuju Paralympic LA 2028,” katanya.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada KBRI Astana yang telah memberikan dukungan penuh selama tim berlaga di Kazakhstan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....