KONI Pusat Dorong Papua Jadi Lumbung Atlet Nasional
- 05 Jun 2026 20:50 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Jayapura – Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Letjen TNI (Purn) Marciano Norman mendorong Papua menjadi pusat lahirnya atlet-atlet berprestasi yang mampu mengharumkan nama Indonesia di tingkat dunia. Hal tersebut disampaikannya saat membuka Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Papua Tahun 2026 di Hotel Suni Abepura, Jayapura, Jumat (5/6/2026).
Dalam sambutannya, Marciano menegaskan Papua memiliki modal besar untuk menjadi salah satu sentra pembinaan olahraga nasional. Menurutnya, keberhasilan Papua menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Tahun 2021 menjadi bukti kemampuan daerah tersebut dalam mengembangkan olahraga prestasi.
“Papua ini daerah yang sangat bersejarah dalam perkembangan prestasi olahraga di Indonesia. Kita selalu ingat dan bangga pada 2021 saat penyelenggaraan PON ke-20 di masa pandemi Covid-19. Papua mampu menyelenggarakan ajang yang diikuti 33 provinsi,” kata Marciano.
Ia menambahkan, berbagai fasilitas olahraga berstandar internasional yang dibangun untuk PON XX/2021 menjadi aset penting dalam pembinaan atlet di masa depan.
“Banyak venue berstandar internasional yang dibangun. Dengan sarana yang ada, Papua memiliki peluang besar melahirkan atlet-atlet yang mampu berprestasi di tingkat dunia,” ujarnya.
Marciano juga berharap kepengurusan KONI Papua yang akan terpilih melalui Musorprov dapat menjalankan tugas dengan baik dan menjawab harapan masyarakat Papua terhadap kemajuan olahraga daerah.
Sementara itu, Gubernur Papua Komjen Pol (Purn) Mathius Derek Fakhiri menegaskan olahraga harus menjadi instrumen pembangunan sumber daya manusia di Papua. Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam membentuk karakter generasi muda yang tangguh dan berdaya saing.
“Melalui olahraga kita bangun generasi muda yang kuat dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Oleh karena itu, olahraga harus menjadi instrumen pembangunan Papua,” ujarnya.
Pemerintah Provinsi Papua, lanjut Mathius, berkomitmen memberikan dukungan terhadap pembinaan olahraga sesuai kemampuan daerah, terutama dalam menghadapi berbagai agenda nasional seperti PON Bela Diri 2026, PON Pantai 2026, PON Indoor, PON Remaja 2027, hingga PON XXII Tahun 2028 di Nusa Tenggara Barat dan Nusa Tenggara Timur.
Pada kesempatan yang sama, kandidat tunggal Ketua KONI Papua periode mendatang, Kenius Kogoya, menegaskan olahraga bukan hanya sarana meraih prestasi, tetapi juga menjadi alat pemersatu masyarakat Papua yang terdiri dari beragam suku dan budaya.
Ia mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersatu dan bekerja sama dalam membangun prestasi olahraga Papua agar mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....