Prestasi Mahasiswa UTU, Raih Juara 3 National Education Essay Competition 2026

  • 23 Jun 2026 14:13 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Dua mahasiswa Universitas Teuku Umar (UTU), Bunga Tiyara seorang mahasiswa Ilmu Hukum dan Egi Afrianda Harahap seorang mahasiswa Teknik Mesin, berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih juara 3 dalam ajang National Education Essay Competition (NEEC) 2026 yang diselenggarakan di Institut Pertanian Bogor (IPB).

Kompetisi tingkat nasional tersebut diikuti oleh lebih dari 2.200 peserta dari seluruh Indonesia. Dalam ajang tersebut, para peserta diminta menyusun esai berbasis ide dan inovasi untuk masa depan Indonesia, khususnya menuju tahun 2045.

Egy Afrianda Rahab menjelaskan bahwa kompetisi ini menjadi wadah bagi mahasiswa untuk menuangkan gagasan kritis dan inovatif.

“SI Competition ini merupakan wadah untuk menumpahkan ide, argumentasi, dan inovasi yang sesuai dengan tema yang telah ditentukan,” ujarnya, senin 22 juni 2026.

Dalam perlombaan tersebut, Bunga dan Egy memilih subtema pendidikan dengan mengangkat isu inovasi pembelajaran melalui pemanfaatan teknologi seperti smart TV di sekolah. Ide tersebut terinspirasi dari isu nasional yang sedang berkembang.

Meskipun hanya memiliki waktu persiapan yang singkat, yakni sekitar tiga hari, keduanya mampu menyelesaikan esai secara kolaboratif. Egy berperan dalam penulisan, sementara Bunga fokus pada pencarian dan validasi data.

“Kalau Egy yang ngetik, saya bantu cari referensi dan memastikan datanya valid,” kata Bunga, senin 22 juni 2026.

Proses seleksi dalam kompetisi ini dilakukan secara bertahap, mulai dari pengumpulan karya, hingga presentasi final di hadapan dewan juri di IPB, Bogor. Pada tahap akhir, peserta juga diuji kemampuan presentasi dan pemahaman terhadap karya yang dibuat.

Egy mengakui sempat merasa gugup saat presentasi karena topik yang diangkat bukan bidang utamanya.

“Jujur grogi, karena ini bukan bidang saya. Tapi tetap mencoba menjelaskan semaksimal mungkin,” ungkapnya.

Keberhasilan ini tidak lepas dari dukungan keluarga, kampus, serta kerja sama tim yang baik. Selain itu, pengalaman mengikuti lomba sebelumnya juga membantu dalam memahami teknik penulisan ilmiah.

Keduanya juga membagikan tips bagi pelajar dan mahasiswa yang ingin mengikuti kompetisi serupa, yaitu menentukan topik yang jelas, memanfaatkan teknologi seperti AI secara bijak, serta tetap melakukan pengecekan ulang terhadap sumber informasi.

“Yang penting jangan malas membaca, karena dari membaca kita bisa menemukan banyak ide dan referensi,” tambah Bunga.

Prestasi ini diharapkan dapat menjadi motivasi bagi generasi muda, khususnya di Aceh Barat, untuk terus berkarya dan berani berkompetisi di tingkat nasional.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....