Ghufran Komit Perjuangkan Perbaikan Infrastruktur Rusak di Nagan Raya

  • 07 Jun 2026 12:05 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Suka Makmue - Anggota Komisi V DPR RI, Ghufran, meninjau sejumlah infrastruktur yang rusak akibat bencana hidrometeorologi di Kabupaten Nagan Raya, Aceh, bersama Bupati Nagan Raya, Dr. TR. Keumangan, S.H., M.H., Sabtu, 6 Juni 2026. Peninjauan dilakukan untuk melihat langsung kondisi kerusakan serta mengidentifikasi kebutuhan penanganan yang mendesak.

Kunjungan diawali dengan pertemuan di Pendopo Bupati Nagan Raya sebelum rombongan bergerak menuju lokasi terdampak. Salah satu titik yang menjadi perhatian utama adalah Jembatan Alue Wakie di Kecamatan Darul Makmur yang terputus akibat banjir.

Dalam peninjauan tersebut, Ghufran mendengarkan langsung penjelasan pemerintah daerah terkait dampak kerusakan infrastruktur terhadap masyarakat. Jembatan yang terputus menyebabkan aktivitas petani dan pelajar terganggu karena akses utama tidak dapat digunakan.

Menanggapi kondisi tersebut, Ghufran menyatakan komitmennya untuk memperjuangkan pembangunan kembali jembatan melalui pemerintah pusat. Menurutnya, akses transportasi yang aman dan layak merupakan kebutuhan dasar masyarakat yang harus segera dipenuhi.

“Insyaallah, kami akan memperjuangkan pembangunan jembatan ini agar dapat segera terealisasi sehingga masyarakat, khususnya petani dan para pelajar, dapat kembali menikmati akses yang aman dan layak,” ujar Ghufran. Ia menilai keberadaan infrastruktur yang memadai menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi daerah.

Selain Jembatan Alue Wakie, rombongan juga meninjau sejumlah titik kerusakan di ruas jalan lintas Lamie–Langkak, Kecamatan Tripa Makmur. Kerusakan jalan tersebut disebabkan erosi Sungai Krueng Lamie yang mengikis badan jalan hingga mengganggu mobilitas warga.

Dalam kunjungan itu, Ghufran turut didampingi Plt. Kepala Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Zulkarnaini. Kehadiran BPJN diharapkan dapat mempercepat koordinasi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat dalam upaya penanganan infrastruktur yang rusak.

Ghufran menegaskan hasil peninjauan lapangan akan menjadi bahan dalam memperjuangkan program pembangunan dan rehabilitasi infrastruktur di tingkat nasional. Ia berharap kebutuhan masyarakat Nagan Raya dapat segera mendapat perhatian sehingga akses transportasi kembali normal dan aktivitas warga berjalan lancar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....