Puskesmas Lamno, dinobatkan Faskes Terbaik 2025 kategori Puskesmas
- 09 Okt 2025 22:19 WIB
- Meulaboh
KBRN Meulaboh : BPJS Kesehatan memberikan penghargaan kepada sejumlah fasilitas kesehatan yang dinilai berkomitmen dalam menghadirkan layanan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang lebih baik, salah satunya Puskesmas Lamno Kabupaten Aceh Jaya, Kamis (09/10/2025)
Kepala BPJS Kesehatan Cabang Meulaboh, Mahyuddin mengatakan bahwa Puskesmas Lamno telah berhasil melalui serangkaian proses seleksi penyaringan lebih dari dua puluh tiga ribu fasilitas kesehatan tingkat pertama yang telah bekerjasama dengan BPJS Kesehatan. “Terdapat beberapa kriteria dalam penetapan pemberian penghargaan, dengan seleksi berjenjang dari cabang, wilayah hingga nasional yang melibatkan BPJS Kesehatan, Kementrian Kesehatan, dan Asosiasi Fasilitas Kesehatan seperti Persi, PBIDI, Asklin dan lainya yang meliputi kinerja, profil, komitmen mutu layanan dan Efektivitas Pembiayaan.” Jelasnya
Hasil seleksi secara berjenjang tersebut selanjutnya diperoleh 15 FKTP terbaik, Selanjutnya diselesksi kembali melalui wawancara dan ditetapkanlah 3 (tiga) besar pada tiap kategorinya. Penghargaan Puskesmas Lamno sebagai Juara 1 diberikan secara langsung oleh Direktur Utama BPJS Kesehatan di Jakarta (09/10).
Penghargaan dengan kategori Puskesmas Terbaik 2025 diberikan kepada Puskesmas Lamno Kabupaten Aceh Jaya sebagai Juara satu dan Kegiatan Penghargaan ini dengan mengusung semangat “Seva Paramahita”, yang menjadi landasan nilai dalam pemberian apresiasi kepada faskes terbaik.
Di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat terhadap layanan kesehatan yang mudah, cepat, dan setara, keberadaan Program JKN telah menjadi kebutuhan nyata bagi jutaan rakyat Indonesia, oleh karena itu, seluruh fasilitas kesehatan wajib memberikan pelayanan terbaik bagi peserta.
Berbagai inovasi juga dilakukan untuk menyederhanakan alur pelayanan, di antaranya penggunaan NIK/KTP sebagai identitas tunggal di faskes, fitur pendaftaran terjadwal di aplikasi Mobile JKN, serta simplifikasi proses rujukan bagi pasien hemodialisa, thalassemia, hemofilia, dan peserta program rujuk balik.
BPJS Kesehatan juga telah memperkuat fondasi digital sistem pelayanan di fasilitas kesehatan. Melalui optimalisasi layanan digital, BPJS Kesehatan juga berupaya mengelola Program JKN dengan transparan.
Hal ini juga dibuktikan dengan adanya Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PIF FPKTP) dan penambahan fitur laporan Kekosongan Obat pada Aplikasi Apotek Online.
Portal Informasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan Tingkat Pertama (PIF FPKTP) merupakan dashboard berisi profil pelayanan kesehatan yang dapat diakses oleh setiap fasilitas kesehatan atas informasi pengelolaan pelayanan JKN secara lengkap dan terkini.
Fasilitas Kesehatan dapat memantau proses pengajuan klaim, pembayaran kapitasi dan non kapitasi, data utilisasi pelayanan kesehatan, pelaksanaan komitmen dan mutu pelayanan seperti overview keluhan peserta.
Harapannya dengan terpilihnya Puskesmas Lamno dapat menjadi role model peningkatan mutu layanan di fasilitas kesehatan dan akuntabilitas layanan JKN sekaligus inspirasi bagi seluruh Indonesia, Fasilitas Kesehatan Hebat-JKN Kuat
“Kolaborasi ini menunjukkan bahwa JKN bukan hanya program pemerintah, melainkan milik seluruh rakyat Indonesia, sehingga dengan semangat gotong royong dan inovasi yang berkelanjutan, kita bersama menjaga keberlangsungan sistem jaminan kesehatan yang adil dan inklusif bagi semua,” tutup Mahyuddin
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....