Rumah Subsidi Tapera Jadi Instrumen Pemerataan Kesejahteraan Nasional
- 29 Sep 2025 23:08 WIB
- Meulaboh
KBRN, Jakarta: Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menegaskan rumah subsidi berperan strategis sebagai instrumen pemerataan kesejahteraan nasional. Ia menilai program FLPP bukan sekadar pembangunan fisik, melainkan investasi sosial yang langsung menyentuh masyarakat berpenghasilan rendah.
“Setiap unit rumah subsidi bukan hanya atap, tetapi juga jaminan stabilitas keluarga. Rumah layak memberikan ketenangan hidup, meningkatkan produktivitas, dan membuka masa depan lebih baik,” ujar Heru dalam kegiatan Akad Massal KPR FLPP, Cileungsi, Senin (29/9/2025).
Heru menjelaskan manfaat rumah subsidi dapat dilihat dari meningkatnya kualitas hidup penerima di berbagai segmen. Ia mencontohkan nelayan, buruh, hingga tukang becak kini memiliki rumah tetap yang memperkuat daya hidup keluarga.
“Ketika masyarakat kecil punya rumah, beban biaya hidup mereka berkurang. Rumah subsidi sekaligus membangun fondasi sosial-ekonomi lebih adil,” ucap Heru.
Menurutnya, program ini juga berperan mencegah urbanisasi berlebihan dengan menyediakan hunian terjangkau di berbagai daerah. Dengan demikian, keseimbangan pembangunan nasional dapat tercapai tanpa hanya terkonsentrasi di kota besar.
“Pemerataan perumahan mengurangi ketimpangan antarwilayah. Program subsidi menegaskan negara hadir, bahkan untuk profesi sederhana sekalipun,” kata Heru.
Heru berharap rumah subsidi terus dipandang sebagai instrumen kebijakan sosial yang inklusif dan berkelanjutan. Ia optimistis program FLPP mampu memperkuat struktur keluarga Indonesia sekaligus menekan ketimpangan kesejahteraan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....