Rumah Sakit Kardiologi Indonesia dan Emirat Arab Diluncurkan
- 29 Sep 2025 22:21 WIB
- Meulaboh
KBRN, Surakarta: Persatuan Emirat Arab (PEA) dan pemerintah Indonesia resmi meluncurkan soft opening Rumah Sakit Kardiologi PEA-Indonesia di Surakarta, Senin (29/9/2025). Rumah sakit ini dijadwalkan akan dibuka secara resmi oleh kepala negara PEA dan Indonesia.
“Rumah sakit ini akan menghadirkan perawatan jantung canggih dan terjangkau, mengurangi beban keluarga yang sebelumnya harus menempuh perjalanan jauh untuk berobat. Rumah sakit ini juga akan memperkuat kapasitas Indonesia dalam kesehatan kardiovaskular untuk generasi mendatang,” ujar Wakil Menteri Kesehatan RI, Dante Saksono Harbuwono saat acara serah terima.
Rumah sakit yang dibangun dengan dana hibah hampir senilai USD25 juta ini, dilengkapi dengan 130 tempat tidur, teknologi diagnosa, terapi, dan perawatan jantung mutakhir. Setelah soft-opening, rumah sakit ini siap menerima pasien darurat dan secara bertahap meningkatkan layanan dengan tetap fokus pada kualitas, keselamatan, dan keberlanjutan.
Fasilitas ini merupakan simbol nyata kemitraan PEA-Indonesia dalam pembangunan dan kesejahteraan masyarakat. Serta mencerminkan keyakinan bahwa akses terhadap layanan kesehatan tingkat lanjut harus dapat dijangkau oleh semua orang.
“Rumah sakit ini merupakan simbol persahabatan yang erat di antara kedua negara. Melalui rumah sakit ini, kami menegaskan kembali dukungan bagi terwujudnya kesejahteraan dan prinsip kesehatan adalah kebaikan global yang harus dibagikan,” ujar Duta Besar Uni Emirat Arab untuk Indonesia, Abdulla Salem AlDhaheri, pada kesempatan yang sama.
Adapun rumah sakit ini merupakan bagian dari program hibah PEA yang dilaksanakan di pulau Jawa, selain juga Masjid Agung Sheikh Zayed di Surakarta. Kemudian, hibah USD10 juta untuk mendukung program pencegahan tuberkulosis (TBC) di Indonesia.
Termasuk, hibah USD15 juta untuk pembangunan di Surakarta dan sekitarnya. Serta, pendirian College of Future Studies di Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta yang bermitra dengan Universitas Humaniora Sheikh Mohamed bin Zayed. (Puspem)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....