Badan Siber Tekankan Pentingnya Tata Kelola Ruang Siber

  • 27 Sep 2025 08:40 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Jakarta: Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) menekankan urgensi tata kelola ruang siber yang aman dan terpercaya. Pernyataan itu disampaikan Deputi BSSN, Dr. Sulistyo, saat menjadi Keynote Speaker di 4th IPGSC 2025 Universitas Indonesia.

Konferensi internasional ini berlangsung di Kampus UI Depok, Jawa Barat, pada Selasa (23/9/2025). Tema yang diangkat “Bytes and Borders: The Global Politics of Digital Technologies and the Governance of Cyberspace”.

Kegiatan diikuti lebih dari seratus peserta dari civitas akademika UI serta masyarakat umum. Acara dibuka dengan sambutan Dr. Ali Abdullah Wibisono dan Prof. Dr. Semiarto Aji Purwanto.

Deputi Sulistyo menekankan, ruang siber harus dikelola secara aman dan terpercaya demi menjaga pertahanan negara. Ia menyebut, negara berkembang menghadapi tantangan ganda di tengah pesatnya transformasi digital.

Menurutnya, tantangan itu mencakup pemanfaatan teknologi digital untuk kemajuan ekonomi dan perlindungan dari ancaman siber. Ancaman yang muncul semakin kompleks, bersifat lintas batas, dan memerlukan respons terpadu antarnegara.

BSSN berperan sentral membentuk respons keamanan siber di tingkat nasional maupun regional. Indonesia, lanjut Sulistyo, aktif dalam forum kerja sama ASEAN untuk memperkuat kapasitas teknis dan membangun kepercayaan.

Kerja sama regional itu diwujudkan melalui ASEAN Cybersecurity Cooperation Strategy dan kelompok kerja tematik lainnya. Indonesia turut mendorong pembentukan norma bersama dan langkah-langkah membangun kepercayaan digital.

Lebih lanjut, Sulistyo menyoroti peran teknologi mutakhir seperti kecerdasan buatan (AI) dalam keamanan siber. Menurutnya, teknologi itu bisa memperkuat deteksi ancaman, mengotomatiskan sistem pertahanan, dan meningkatkan ketahanan nasional.

Namun, pemanfaatan inovasi harus diiringi tanggung jawab agar tidak menimbulkan risiko baru. Perlindungan data dan etika digital menjadi aspek penting dalam penggunaan teknologi.

Sebagai penutup, Deputi Sulistyo berharap konferensi ini jadi momentum meneguhkan komitmen bersama membangun ruang siber tangguh. Ia menekankan dunia digital yang aman harus memberi manfaat luas bagi masyarakat dan bangsa.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....