Kenali Kombucha "Teh Fermentasi" dan Manfaatnya
- 27 Jun 2024 16:51 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Teh kombucha merupakan salah satu produk minuman hasil fermentasi antara simbiosis bakteri dengan jamur yang memiliki sifat fungsional. Biasanya, fermentasi dilakukan dengan larutan teh dan gula oleh starter kultur kombucha yang disebut Symbiotic Culture of Bacteria and Yeast (SCOBY).
SCOBY sendiri terbentuk dari simbiosis bakteri asetat, bakteri asam laktat, dan ragi osmofilik yang dimasukkan ke dalam jaringan selulosa. Merangkum laman LPPOM MUI pada Kamis (27/6/2024), proses membuat teh kombucha tergolong sederhana karena tidak membutuhkan peralatan yang besar dan bahan yang sulit dijangkau.
Pembuatan teh ini dapat diawali dengan infus daun Camellia sinensis (teh hitam, teh hijau, atau teh oolong) yang ditambahkan gula pasir, selanjutnya pada suhu kamar lapisan selulosa atau SCOBY diinokulasi.
Bakteri asam asetat dan ragi pada SCOBY bertanggung jawab untuk memfermentasi dan memberikan karakteristik pada minuman. Beberapa penelitian melaporkan bahwa teh yang sudah difermentasi sebelumnya dapat dijadikan sebagai starter untuk memulai proses fermentasi selanjutnya.
Selama proses fermentasi dan oksidasi berlangsung, terjadi bermacam-macam reaksi pada larutan teh-manis secara asimilatif dan disimilatif. Jamur teh memakan gula, dan sebagai gantinya memproduksi zat-zat bermanfaat yang dalam minuman tersebut, seperti asam glukuronat, asam laktat, vitamin, asam amino, antibiotik serta zat-zat lain. Maka dari itu, jamur kombucha ini bagaikan sebuah pabrik mini.
Berbeda dengan teh lainnya, teh kombucha memiliki cita rasa dan aroma yang khas, yaitu paduan asam, manis dan berkarbonasi ringan, mirip seperti sari apel. Teh ini mengandung berbagai mineral, vitamin dan asam organik.
Pada tahun 1914 Bacinskaja menyatakan bahwa minuman ini efektif untuk kegiatan perut dan usus, khususnya pada bagian pembuangan. Ia menyarankan orang meminum segelas kecil sebelum makan dan meningkatkan takarannya secara berangsur-angsur untuk mendapatkan khasiat yang nyata dari minuman ini.
Professor S. Bazarewski mengemukakan dalam suatu laporan di "Correspondence for the Association of Nature Researchers in Riga" (1915) bahwa penduduk berbangsa Latvia di Provinsi Rusia Baltic, yaitu di Livland dan Kurland, mempunyai obat tradisional yang bernama "Brinum Ssene", yang secara harfiah diterjemahkan sebagai "Jamur Ajaib".
Penduduk Latvia menggambarkan jamur ini sebagai "kekuatan penyembuh yang ajaib untuk berbagai macam penyakit", sesuai dengan uraian Bazarewski. Beberapa orang yang ditanyai Bazarewski menyatakan bahwa jamur ini bisa menyembuhkan sakit kepala, tetapi yang lain juga menyatakan kepadanya bahwa "jamur ini sangat berguna dalam menyembuhkan berbagai macam penyakit".
Dari beberapa penelitian, ditemukan bahwa kombucha sangat baik untuk mengobati sembelit, memperbaiki kondisi tubuh, bermanfaat melawan arteriosklerosis, memulihkan fungsi alat pencernaan, bermanfaat bagi penderita stres mental, menawarkan racun, membunuh kanker.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....