Normalkah jika Bayi 6 Bulan Suka Berdiri?

  • 25 Jan 2025 08:33 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Mengamati tonggak perkembangan bayi merupakan hal yang menyenangkan bagi orangtua. Tapi perlu diingat, setiap bayi tumbuh dan berkembang dengan kecepatannya sendiri.

Sebagai orangtua, mungkin mengetahui panduan umum kapan bayi mencapai tonggak perkembangan tertentu. Panduan itu menjadi acuan bagi Anda untuk mengetahui apakah bayi sudah berkembang di jalur yang benar.

Salah satu tonggak perkembangan bayi adalah berdiri. Bayi kemungkinan berusia sekitar satu tahun saat ia dapat berdiri sendiri. Berikut popmama.com merilis Sabtu (25/1/25) bila si Kecil yang baru berusia 6 bulan suka berdiri, apakah ini normal?

Bila ini terjadi pada bayi, ini normal, mengutip dari akun Instagram pribadi dr. Citra Amelinda, Sp.A, M.Kes, IBCLC @citra_amelinda, pada usia 6-10 bulan, sebagian besar bayi menunjukkan perkembangan berikut ini:

Menumpukan kedua kaki saat diberdirikan, Memantulkan kaki ke atas dan bawah saat berdiri, Berdiri sendiri dengan berpenggangan pada orang atau perabotan di sekitarnya.

Kemampuan ini biasa berdiri sendiri ini akan bertahan selama beberapa detik tapi akan semakin bertambah lama seiring dengan bertambahnya usia bayi.

Kemampuan Berdiri Jadi Modal untuk Berpindah Tempat

Jadi, bila bayi suka berdiri di usia 6 bulan, ini mungkin adalah salah satu caranya untuk berpindah tempat. Menurut dr. Citra, ini jadi modal bayi untuk belajar berpindah tempat, sebelum ia belajar berdiri dan berjalan.

Penting untuk diingat, berusaha berdiri ini bisa mengembangkan keseimbangan dan kekuatan otot yang lebih baik di kepala, leher, batang tubuh, dan tungkai bawah juga.

Meski belajar berdiri sangat bermanfaat untuk bayi, pastikan jika keinginan bayi untuk berdiri itu bukan karena ditarik oleh orangtua, ya. Namun karena bayi sendiri yang menggerakkan tubuhnya. Nah, bila ini terjadi, orangtua perlu mendukungnya dengan memberikan pegangan yang aman.

Bagaimana Perkembangan Berdiri yang Normal pada Bayi?

dr. Citra juga menjelaskan tentang bagaimana membedakan perkembangan berdiri yang normal pada bayi. Perkembangan normal biasanya akan menunjukkan ciri-ciri berikut ini:

kepala bayi tetap tegak dan bergerak bebas saat ia dibuat berdiri, kedua lengannya bebas bergerak di samping badan, badan cenderung maju ke depan dan kaki bertahan di tumpuannya.

Anda perlu waspada bila bayi menunjukkan beberapa hal berikut saat dibuat berdiri:

kepalanya kesulitan tegak, seluruh badan tampak lemas, tumpuan kaki tidak ada, sangat lemah, atau sering lepas tumpuan.

Kapan Bayi Bisa Berdiri?

Sebelum bayi dapat berdiri, ia perlu mendapatkan kekuatan otot dan koordinasi, yang juga akan membantu mereka belajar berguling dan duduk sendiri.

Pada usia sekitar enam bulan, bayi akan dapat duduk dengan sedikit dukungan dari Anda dan pada usia 7 atau 8 bulan, mereka seharusnya dapat duduk sendiri dengan nyaman. Pada waktu yang hampir bersamaan, Anda seharusnya dapat membantu mereka berdiri dengan menarik mereka dengan lembut lalu memberi mereka dukungan.

Pada usia sekitar 9 atau 10 bulan, bayi seharusnya dapat menarik diri untuk berdiri.

Saat mereka mempelajari keterampilan ini, mereka mungkin hanya dapat berdiri selama beberapa saat sebelum mereka jatuh ke belakang dengan benturan ringan.

Mereka mungkin akan mencondongkan tubuh ke depan ke sofa atau meja kopi untuk membantu diri mereka tetap tegak lebih lama. Awasi bayi pada tahap ini. Jika Mama memiliki meja kopi, Anda mungkin ingin memasang sudut berbantalan dan pelindung tepi pada sudut yang tajam.

Mereka tidak mungkin terluka saat jatuh ke belakang di tempat yang kosong, tetapi hal itu mungkin membuat mereka takut. Bersiaplah untuk memberikan banyak pelukan, ciuman, dan keyakinan.

Menjelang ulang tahun pertama mereka, kepercayaan diri dan keseimbangan akan membantu bayi mencapai tujuan utamanya untuk berdiri sendiri tanpa bantuan dari perabotan atau orang lain.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....