Bikin Lidah Kesemutan, ternyata Ini Rahasia di Balik Andaliman
- 13 Sep 2026 11:32 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh: Bukan lada, bukan pula cabai. Andaliman punya sensasi khas yang langsung terasa di lidah—pedas, getir, sekaligus memberikan efek seperti kesemutan. Rempah mungil ini menjadi salah satu bumbu yang membuat cita rasa kuliner Batak begitu khas dan sulit dilupakan.
Andaliman dikenal sebagai rempah tradisional yang banyak digunakan dalam masakan masyarakat Batak, khususnya di wilayah Sumatera Utara. Bentuknya memang sekilas menyerupai merica, tetapi karakter rasanya berbeda. Saat dikunyah, muncul sensasi getir dan kebas ringan yang membuat lidah seolah "tersengat".
Keunikan tersebut membuat andaliman bukan sekadar penyedap rasa. Rempah ini menjadi bagian penting dalam berbagai hidangan tradisional, termasuk arsik, naniura, dan sejumlah olahan ikan serta daging. Aroma dan sensasinya mampu memberikan rasa yang lebih kompleks sekaligus memperkuat karakter masakan.
Andaliman umumnya digunakan dalam jumlah secukupnya karena cita rasanya cukup kuat. Bumbu ini dapat dihaluskan bersama rempah lainnya atau digunakan sebagai bagian dari campuran bumbu masakan. Sensasi khasnya menjadi salah satu alasan mengapa hidangan yang menggunakan andaliman memiliki rasa yang berbeda dari masakan berbumbu pedas pada umumnya.
Di balik ukurannya yang kecil, andaliman juga menyimpan nilai budaya. Keberadaannya tidak hanya berkaitan dengan cita rasa, tetapi juga dengan tradisi kuliner yang diwariskan dari generasi ke generasi. Karena itu, andaliman menjadi salah satu identitas penting dalam kekayaan kuliner Nusantara.
Keunikan rasa dan nilai budayanya membuat andaliman semakin menarik untuk dikenal lebih luas. Dari rempah lokal yang lekat dengan dapur masyarakat Batak, andaliman kini menjadi bagian dari kekayaan kuliner Indonesia yang menawarkan pengalaman rasa berbeda—pedas, getir, dan sensasi kesemutan dalam satu gigitan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....