Anak Kos Wajib Tahu, Ini Ide Sarapan Murah di Bawah Rp10 Ribu

  • 13 Jun 2026 09:08 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Meningkatnya biaya hidup membuat banyak anak kos mulai memangkas pengeluaran harian, termasuk melewatkan sarapan. Padahal, dengan perencanaan sederhana melalui sistem food prep, makan pagi tetap bisa dilakukan dengan biaya di bawah Rp10 ribu per hari tanpa mengabaikan kebutuhan gizi.

Kuncinya bukan membeli menu murah setiap pagi, tetapi menyiapkan bahan untuk beberapa hari sekaligus agar lebih hemat, praktis, dan tetap mengenyangkan.

Sarapan masih menjadi salah satu waktu makan yang paling sering dilewatkan, terutama oleh mahasiswa dan pekerja yang tinggal sendiri. Selain alasan waktu, biaya juga menjadi pertimbangan utama.

Padahal, sarapan tidak selalu identik dengan pengeluaran besar. Dengan konsep food prep, bahan yang dibeli dapat digunakan beberapa kali sehingga biaya per porsi menjadi lebih rendah.

Salah satu menu yang cukup realistis adalah nasi dan telur. Dengan membeli satu rak kecil telur sekitar Rp22–28 ribu dan digunakan beberapa hari, biaya sarapan diperkirakan hanya sekitar Rp7–8 ribu per porsi. Selain menjadi sumber energi dari karbohidrat, telur juga mengandung protein berkualitas tinggi yang membantu rasa kenyang lebih lama.

Pilihan berikutnya adalah roti tawar dan telur. Dengan harga roti sekitar Rp14–18 ribu per bungkus ditambah satu butir telur, biaya sarapan dapat berada di kisaran Rp6–9 ribu per hari. Menu ini relatif praktis dan memberikan kombinasi karbohidrat untuk energi serta protein untuk membantu mempertahankan konsentrasi selama aktivitas pagi.

Bagi yang ingin lebih cepat disiapkan, oatmeal dan pisang juga dapat menjadi alternatif. Oat ukuran sedang sekitar Rp20–30 ribu umumnya cukup untuk beberapa kali konsumsi. Dengan tambahan satu buah pisang, biaya per porsi sekitar Rp7–9 ribu. Oat dikenal mengandung serat yang membantu kenyang lebih lama, sementara pisang menjadi sumber karbohidrat dan kalium.

Sementara itu, nasi dan tempe orek tetap menjadi salah satu pilihan paling ekonomis. Dengan harga tempe sekitar Rp5–8 ribu per papan kecil yang bisa dibagi beberapa kali makan, biaya sarapan diperkirakan hanya Rp5–7 ribu per hari. Tempe mengandung protein nabati dan serat, sehingga cukup membantu memenuhi kebutuhan energi di awal hari.

Meski murah, pemilihan menu tetap perlu memperhatikan keseimbangan gizi. Kombinasi sederhana antara sumber karbohidrat dan protein dinilai lebih baik dibanding hanya mengandalkan minuman manis atau makanan instan sebagai pengganti sarapan.

Dengan pola belanja yang lebih terencana dan bahan yang digunakan untuk beberapa hari sekaligus, sarapan di bawah Rp10 ribu menjadi pilihan yang lebih realistis bagi anak kos tanpa harus mengorbankan kebutuhan energi harian.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....