Cara Memasak Kepiting agar Nutrisinya Tidak Rusak
- 07 Jun 2026 23:50 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Kepiting merupakan makanan laut yang kaya protein, vitamin B12, zinc, selenium, dan omega-3 yang baik untuk kesehatan tubuh. Namun, cara memasak yang kurang tepat dapat mengurangi sebagian kandungan nutrisi tersebut. Oleh karena itu, penting untuk memilih metode pengolahan yang dapat mempertahankan nilai gizi kepiting sekaligus menjaga cita rasanya.
Sebelum dimasak, pilih kepiting yang masih segar atau hidup karena kualitas dagingnya lebih baik dan kandungan gizinya lebih terjaga. Bersihkan cangkang, insang, dan kotoran yang menempel dengan air mengalir. Untuk mengurangi bau amis, lumuri dengan perasan jeruk nipis selama 10–15 menit lalu bilas kembali hingga bersih.
Metode terbaik untuk menjaga nutrisi kepiting adalah dengan mengukus. Proses pengukusan membantu mempertahankan protein, mineral, dan vitamin lebih baik dibandingkan memasak terlalu lama dalam banyak air. Kukus kepiting selama sekitar 15–20 menit hingga matang. Jika ingin merebus, gunakan air secukupnya dan hindari waktu perebusan yang terlalu lama agar kandungan gizi tidak banyak larut ke dalam air.
Setelah dikukus atau direbus, kepiting dapat diolah dengan bumbu sederhana seperti bawang putih, jahe, lada hitam, atau saus tiram. Gunakan api sedang dan waktu memasak yang singkat agar daging tetap lembut dan tidak kehilangan terlalu banyak nutrisi. Memasak terlalu lama dapat membuat tekstur daging menjadi keras dan kualitas gizinya menurun.
Kepiting yang diolah dengan cara dikukus atau dimasak singkat tidak hanya lebih sehat, tetapi juga mempertahankan rasa manis alami dagingnya. Sajikan bersama sayuran segar dan nasi hangat untuk mendapatkan menu yang seimbang. Dengan teknik pengolahan yang tepat, kepiting dapat menjadi hidangan lezat sekaligus sumber nutrisi yang baik bagi keluarga.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....