5 Kesalahan Sepele yang Bikin Kue Nastar Cepat Berjamur, Wajib Tahu!
- 19 Mar 2026 18:19 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh : Lebaran tinggal menghitung hari, dan aroma harum kue nastar mulai semerbak dari dapur-dapur rumah. Namun, masalah klasik yang sering menghantui para pembuat kue kering adalah munculnya jamur sebelum hari raya tiba. Padahal, nastar baru saja selesai dipanggang beberapa hari yang lalu.
Banyak yang mengira jamur muncul karena kualitas tepung atau mentega yang buruk. Ternyata, penyebab utamanya sering kali berasal dari kebiasaan sepele saat proses pengolahan dan penyimpanan.
Berikut adalah 5 kesalahan umum yang harus Anda hindari agar kue nastar tetap awet, renyah, dan bebas jamur.
1. Isian Selai Nanas yang Terlalu Basah
Kesalahan paling umum terletak pada kadar air dalam selai nanas. Selai yang masih basah atau lengket berlebih akan menyumbang kelembapan pada bagian dalam kue. Saat disimpan di toples, kelembapan ini akan memicu pertumbuhan jamur dengan cepat.
Solusinya adalah masak selai hingga benar-benar kesat, gelap, dan bisa dipulung (dibentuk bulat) dengan mudah.
2. Memasukkan Kue ke Toples Saat Masih Hangat
Uap panas yang terperangkap di dalam toples tertutup akan berubah menjadi titik-titik air (kondensasi). Tetesan air inilah yang menjadi "nutrisi" utama bagi jamur untuk berkembang biak.
Pastikan nastar sudah benar-benar dingin setara suhu ruang sebelum ditata ke dalam wadah kedap udara.
3. Mengoleskan Kuning Telur Terlalu Tebal
Olesan kuning telur yang terlalu tebal atau tidak merata bisa membuat bagian atas kue lembap, terutama jika tidak terpanggang sempurna hingga kering. Protein pada telur yang masih "mentah" atau lembap sangat rentan menjadi media pertumbuhan jamur.
Gunakan olesan tipis-tipis dan pastikan suhu oven stabil agar bagian topping kering dengan sempurna.
4. Memegang Nastar dengan Tangan Telanjang
Tangan manusia mengandung bakteri dan kelembapan alami. Memindahkan nastar dari loyang ke toples menggunakan tangan kosong dapat mentransfer mikroorganisme yang mempercepat pembusukan kue.
Gunakan sarung tangan plastik bersih atau penjepit kue (tong) saat menata nastar ke dalam toples.
5. Penggunaan Toples yang Tidak Steril atau Lembap
Sering kali kita mencuci toples lalu langsung menggunakannya tanpa memastikan wadah tersebut benar-benar kering hingga ke sela-sela tutupnya. Sedikit saja air yang tertinggal bisa merusak seluruh isi toples dalam hitungan hari.
Cuci toples dengan air hangat, keringkan di bawah sinar matahari atau lap hingga benar-benar kering, dan pastikan tutupnya memiliki seal karet yang rapat.
Dengan menghindari lima kesalahan di atas, nastar buatan Anda dipastikan tetap kinclong dan lezat hingga satu bulan ke depan. Selamat mencoba dan selamat menyambut hari kemenangan!
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....