Tradisi Kanji Rumbi Hangatnya Bubur Rempah Pemersatu Warga Aceh di Bulan Ramadan
- 07 Mar 2026 08:24 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Aroma harum rempah-rempah yang menyeruak dari kuali besar kembali mewarnai pelataran masjid-masjid di Aceh seiring datangnya bulan suci Ramadan 1447 H. Hidangan ikonik Kanji Rumbi, bubur khas yang kaya akan khasiat, tetap menjadi primadona menu berbuka puasa yang paling dinantikan masyarakat.
Kanji rumbi terkenal dengan cita rasanya yang kuat karena menggunakan campuran puluhan jenis rempah-rempah. Bahan dasarnya adalah beras yang dimasak lama hingga lembut, kemudian dicampur dengan santan, udang, daging ayam, serta bumbu khas seperti merica, jintan, adas, bunga lawang, kapulaga, jahe, dan daun pandan.
Selain rasanya yang lezat dan gurih, kanji rumbi dipercaya berkhasiat memulihkan stamina tubuh setelah berpuasa seharian, serta membantu pencernaan. Hanya hadir saat bulan Ramadan, kanji rumbi menjadi pengobat rindu kampung halaman bagi warga Aceh yang merantau.
Di senja hari, kuali-kuali besar mengepulkan uap wangi rempah di berbagai masjid dan menasah (surau) di Aceh, menjadi penanda bahwa berbuka puasa dengan kuliner tradisional telah siap disantap.
Kehadiran kanji rumbi bukan hanya tentang sajian kuliner semata, melainkan simbol pelestarian budaya, kebersamaan, dan kedermawanan masyarakat Aceh di bulan suci Ramadan.
Berikut beberapa daerah di aceh yang wajib menyajikan kanji rumba saat lebaran yaiyu di Masjid Al-Furqan Beurawe, Banda Aceh, tradisi memasak kanji rumbi secara bergotong royong telah bertahan selama puluhan tahun.
Setiap sore, warga berkumpul untuk meracik beras berkualitas dengan puluhan jenis rempah, seperti ketumbar, merica, jahe, pekak, dan kayu manis, yang dicampur dengan potongan ayam serta udang segar. Kanji rumbi bukan sekadar makanan, tapi simbol kebersamaan. Memasaknya dalam porsi besar menggunakan kuali raksasa untuk dibagikan secara gratis kepada warga dan musafir yang singgah
Selain di Banda Aceh, antusiasme warga juga terlihat di berbagai daerah lain seperti di Lhokseumawe, ratusan warga mengantre di Masjid Agung Islamic Center untuk mendapatkan takjil gratis ini.
Aceh Barat, warga Meulaboh menyerbu titik-titik pembagian karena kanji rumbi dipercaya dapat menjaga daya tahan tubuh selama berpuasa berkat kandungan rempahnya.
Langsa, tradisi serupa tetap terjaga di Masjid Darussalam, mempererat tali silaturahmi antarwarga.
Konon, hidangan ini merupakan warisan dari masa Kesultanan Aceh yang dipengaruhi oleh budaya kuliner India, namun telah diadaptasi dengan cita rasa lokal yang kuat. Teksturnya yang lembut dan rasa gurihnya menjadikannya pilihan ideal untuk memulihkan energi setelah seharian menahan lapar.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....