Tape, Nikmat di Lidah, Hati-hati di Lambung Menjelang Ramadhan

  • 17 Feb 2026 21:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Di balik segarnya rasa manis dan asam Tape Ketan yang menjadi primadona pendamping lemang saat hari Meugang, tersimpan risiko kesehatan jika dikonsumsi secara berlebihan. Menjelang bulan suci Ramadhan, para ahli kesehatan mengingatkan masyarakat untuk tetap bijak dalam menyantap kuliner fermentasi ini agar kondisi fisik tetap prima saat memulai ibadah puasa.

Tape ketan memang menggoda, namun proses fermentasinya menghasilkan senyawa yang bisa menjadi bumerang bagi sistem pencernaan jika porsinya tidak dijaga.

Mengapa Terlalu Banyak Makan Tape Berbahaya?

Berikut adalah beberapa penyebab utama mengapa konsumsi tape ketan berlebih dapat mengganggu persiapan puasa Anda.

Kandungan Alkohol Alami

Proses fermentasi beras ketan dengan ragi menghasilkan alkohol dalam kadar rendah. Jika dikonsumsi terlalu banyak, alkohol ini dapat mengiritasi lapisan lambung dan menyebabkan rasa "panas" atau perih di dada (heartburn).

Kadar Gula yang Tinggi

Selama fermentasi, pati dalam ketan diubah menjadi gula sederhana. Lonjakan gula darah yang drastis bisa membuat tubuh terasa cepat lemas setelah efek "tenaga instan"-nya hilang—kondisi yang kurang ideal bagi Anda yang ingin mulai berpuasa.

Pemicu Gas dan Kembung

Sifat asam dari tape serta proses fermentasi yang terus berlanjut di dalam perut dapat memicu produksi gas berlebih. Akibatnya, perut terasa begah, kembung, dan tidak nyaman saat harus bangun sahur atau melaksanakan salat Tarawih pertama.

Efek Laksatif (Pencahar)

Bagi beberapa orang yang sensitif, mengonsumsi tape dalam jumlah besar dapat memicu diare ringan karena sifat ragi yang aktif, yang tentu saja akan sangat mengganggu hidrasi tubuh sebelum mulai berpuasa seharian.

Tips Menikmati Tape Ketan dengan Aman

Cukup konsumsi 2-3 sendok makan sebagai pelengkap lemang, jangan menjadikannya makanan utama.

Jangan Perut Kosong

Pastikan Anda sudah makan nasi atau protein terlebih dahulu untuk melapisi lambung dari asam tape.

Imbangi Air Putih

Minum air putih yang cukup untuk menetralkan kadar gula dan alkohol dalam sistem pencernaan.

Hindari di Malam Hari

Sebaiknya jangan makan tape menjelang tidur agar tidak memicu asam lambung naik saat Anda berbaring.

Meugang adalah waktu untuk bersyukur dan menikmati hidangan, namun persiapan fisik menuju Ramadhan jauh lebih penting. Perut yang sehat akan membuat puasa hari pertama terasa lebih ringan.

Menikmati tape ketan saat menyambut Ramadhan adalah bagian dari identitas budaya Aceh yang indah. Namun, kunci utamanya adalah moderasi. Jangan sampai kelezatan sesaat di hari Meugang menghambat kekhusyukan ibadah Anda di hari pertama bulan suci.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....