Timphan, Kue Tradisional Aceh Simbol Kekeluargaan

  • 28 Jan 2026 12:30 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Timphan merupakan salah satu kue tradisional khas Aceh yang hingga kini tetap lestari dan memiliki nilai budaya yang kuat. Kue ini biasanya disajikan pada perayaan Maulid Nabi Muhammad SAW serta hari-hari besar keagamaan, termasuk Idul Fitri dan Idul Adha.

Terbuat dari tepung ketan yang diolah menjadi adonan lembut, timphan diisi dengan srikaya atau kelapa manis, kemudian dibungkus daun pisang sebelum dikukus. Proses pembuatannya yang masih mempertahankan cara tradisional memberikan cita rasa khas serta aroma alami yang menggugah selera.

Bagi masyarakat Aceh, timphan bukan sekadar hidangan penutup, melainkan simbol kebersamaan dan kehangatan. Kue ini kerap disiapkan secara gotong royong oleh keluarga dan warga gampong menjelang perayaan besar, mempererat hubungan sosial antarwarga.

Dengan cita rasa yang sederhana namun sarat makna, timphan menjadi bagian tak terpisahkan dari identitas kuliner Aceh yang terus diwariskan dari generasi ke generasi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....