Teknologi Smartwatch Bantu Pantau Diabetes Lebih Praktis

  • 19 Mei 2026 14:15 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Perkembangan teknologi kesehatan terus menghadirkan inovasi baru yang semakin memudahkan masyarakat dalam memantau kondisi tubuh. Salah satu inovasi yang kini menjadi perhatian adalah pengembangan smartwatch atau jam tangan pintar yang mampu memantau kadar gula darah tanpa menggunakan jarum. Teknologi ini dinilai dapat membantu penderita diabetes melakukan pemeriksaan kesehatan dengan lebih praktis dan nyaman.

Selama ini pemeriksaan gula darah umumnya dilakukan dengan cara menusuk ujung jari untuk mengambil sampel darah. Namun sejumlah perusahaan teknologi kini mulai mengembangkan sensor khusus pada smartwatch yang dapat membaca kondisi tubuh melalui permukaan kulit. Teknologi tersebut memanfaatkan sensor cahaya, gelombang elektromagnetik, hingga kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence untuk menganalisis kadar gula darah pengguna secara real time.

Inovasi ini menjadi perhatian karena penggunaan smartwatch semakin populer di kalangan masyarakat, terutama generasi muda dan pekerja aktif. Selain berfungsi sebagai alat komunikasi dan olahraga, smartwatch modern kini juga dilengkapi fitur kesehatan seperti pemantau detak jantung, kadar oksigen, kualitas tidur, hingga tingkat stres pengguna.

Pakar kesehatan sekaligus dokter spesialis penyakit dalam Dante Saksono Harbuwono, menilai perkembangan teknologi wearable device seperti smartwatch memiliki potensi besar dalam membantu pemantauan penyakit kronis, termasuk diabetes. Menurutnya, teknologi kesehatan digital dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk rutin memeriksa kondisi tubuh secara mandiri dengan cara yang lebih mudah dan efisien.

Selain memberikan kenyamanan, smartwatch kesehatan juga memungkinkan data pengguna tersimpan secara otomatis dan terhubung langsung ke aplikasi smartphone. Dengan sistem tersebut, pengguna dapat memantau perubahan kondisi kesehatan setiap hari dan membagikan data kepada dokter untuk membantu proses pemeriksaan maupun konsultasi medis.

Meski demikian, para ahli mengingatkan bahwa teknologi pemantau gula darah pada smartwatch masih terus dikembangkan agar memiliki tingkat akurasi yang benar-benar sesuai standar medis. Masyarakat juga diimbau untuk tidak sepenuhnya bergantung pada perangkat digital tanpa melakukan pemeriksaan kesehatan secara langsung apabila mengalami keluhan tertentu.

Di tengah perkembangan era digital, penggunaan smartwatch kini tidak hanya menjadi bagian dari gaya hidup modern, tetapi juga mulai berkembang sebagai alat pendukung kesehatan masyarakat. Kehadiran inovasi pemantau gula darah tanpa jarum melalui smartwatch diharapkan dapat membantu penderita diabetes menjalani pemeriksaan kesehatan dengan lebih praktis, aman, dan nyaman di masa mendatang

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....