Tren Skincare Anti-Penuaan: Bakuchiol Terbukti Efektif Kurangi Kerutan
- 19 Apr 2026 21:57 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Meulaboh - Bakuchiol, senyawa aktif alami yang berasal dari tanaman Psoralea corylifolia, kini semakin mendapat perhatian dalam dunia dermatologi karena dinilai mampu membantu mengurangi kerutan, memperbaiki tekstur kulit, serta memperlambat tanda-tanda penuaan tanpa efek iritasi yang sering muncul pada penggunaan retinol.
Sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bakuchiol memiliki sifat antioksidan dan antiinflamasi yang berperan dalam melawan radikal bebas, salah satu faktor utama penyebab penuaan dini pada kulit. Senyawa ini juga diketahui dapat membantu merangsang produksi kolagen sehingga kulit tampak lebih kencang dan elastis.
Dalam studi yang dipublikasikan di Journal of Drugs in Dermatology, penggunaan bakuchiol secara topikal dilaporkan mampu memberikan perbaikan pada garis halus, hiperpigmentasi, dan kekencangan kulit dengan tingkat toleransi yang lebih baik dibanding retinol pada sebagian besar partisipan penelitian.
Temuan ini diperkuat oleh kajian dalam Phytochemistry Reviews yang menyebutkan bakuchiol memiliki aktivitas biologis yang signifikan dalam membantu mengurangi stres oksidatif pada kulit. Sementara itu, penelitian lain dalam jurnal Integrative Dermatology menyimpulkan bahwa bakuchiol menunjukkan efektivitas yang relatif sebanding dengan retinol dalam perbaikan tanda penuaan akibat paparan sinar matahari, namun dengan risiko iritasi yang lebih rendah.
Meski demikian, hingga saat ini belum terdapat standar dosis resmi dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) maupun Ikatan Dokter Indonesia (IDI) terkait penggunaan bakuchiol, karena bahan ini masih tergolong sebagai bahan aktif kosmetik, bukan obat. Berdasarkan berbagai uji klinis dermatologi, konsentrasi yang umum digunakan dalam produk perawatan kulit berada pada kisaran 0,5 hingga 2 persen untuk penggunaan topikal, dengan pemakaian satu hingga dua kali sehari.
Para ahli kulit umumnya menyarankan penggunaan dimulai dari konsentrasi rendah, terutama bagi pemilik kulit sensitif, serta tetap menggunakan tabir surya pada siang hari untuk melindungi kulit dari paparan sinar ultraviolet yang dapat mempercepat penuaan. Uji tempel atau patch test juga disarankan sebelum pemakaian rutin untuk memastikan tidak terjadi reaksi pada kulit.
Meski profil keamanannya tergolong baik, penelitian jangka panjang pada kelompok tertentu seperti ibu hamil masih terbatas sehingga penggunaannya tetap perlu disesuaikan dengan kondisi masing-masing individu.
Dengan berbagai temuan ilmiah tersebut, bakuchiol kini dipandang sebagai salah satu alternatif alami yang menjanjikan dalam perawatan anti-penuaan, terutama bagi mereka yang memiliki kulit sensitif terhadap retinol. Namun, efektivitas optimal tetap bergantung pada konsistensi penggunaan serta formulasi produk yang tepat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....