Makanan Bersantan Jadi Pemicu Penyakit usai Lebaran

  • 27 Mar 2026 08:01 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Hidangan bersantan memang menjadi salah satu penyebab utama gangguan kesehatan pasca Lebaran di tahun 2026 ini, ditandai dengan meningkatnya jumlah kunjungan pasien ke rumah sakit. Konsumsi berlebihan makanan seperti opor, rendang, dan lontong sayur dapat memicu berbagai masalah kesehatan serius, terutama karena kandungan lemak jenuh yang tinggi.

Berikut adalah beberapa dampak kesehatan yang dipicu oleh konsumsi makanan bersantan berlebihan:
  • Peningkatan Tekanan Darah dan Kolesterol: Kandungan lemak jenuh dan natrium yang tinggi pada santan dapat memicu kolesterol tinggi dan tekanan darah tinggi (hipertensi).
  • Gangguan Pencernaan: Santan yang kental sulit dicerna oleh lambung, sehingga memicu perut kembung, nyeri ulu hati (gerd), maag, hingga diare.
  • Berat Badan Naik: Kalori tinggi pada santan dapat mempercepat peningkatan berat badan jika dikonsumsi tanpa kontrol.
  • Pemicu Asam Urat: Makanan bersantan sering disajikan dengan pendamping yang tinggi kolesterol, yang dapat memicu asam urat.
Imbauan Dokter dan Ahli Kesehatan:
Para ahli gizi dan tenaga medis mengimbau masyarakat untuk membatasi konsumsi kuah santan dan makanan manis, serta menghindari pola makan "balas dendam" setelah berpuasa. Sebaiknya, variasikan menu dengan sayuran, buah-buahan, dan perbanyak minum air putih untuk menetralkan tubuh.
google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....