Bahaya Pengharum Mobil Dapat Pemicu Mual dan Pusing

  • 15 Mei 2025 21:41 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh : Penggunaan pengharum mobil memang dapat membuat kabin terasa lebih segar dan nyaman, tetapi tidak jarang justru menimbulkan efek samping bagi sebagian penumpang, salah satunya adalah rasa pusing. Hal ini terjadi karena banyak pengharum mobil mengandung bahan kimia seperti senyawa organik volatil (VOC), formaldehida, dan ftalat. Ketika senyawa tersebut menguap dalam ruang sempit seperti mobil, udara bisa menjadi tercemar dan memicu reaksi sensitif bagi sebagian orang.

Penumpang yang memiliki riwayat migrain, alergi, atau asma lebih rentan mengalami pusing atau bahkan sesak napas ketika terpapar aroma pengharum yang terlalu tajam. Selain itu, pengharum mobil yang digunakan secara berlebihan atau diletakkan terlalu dekat dengan penumpang, seperti di ventilasi AC, dapat memperburuk gejala yang dirasakan. Gejala lain yang mungkin timbul selain pusing adalah mual, sakit kepala, atau iritasi pada hidung dan mata.

Faktor lain yang memperburuk kondisi ini adalah kurangnya sirkulasi udara di dalam mobil. Ketika mobil dalam keadaan tertutup rapat dan pengharum terus menguap, konsentrasi zat kimia di udara menjadi tinggi. Ini membuat tubuh penumpang semakin sulit menyesuaikan diri, terutama dalam perjalanan panjang. Oleh karena itu, penting untuk memastikan ventilasi yang baik, seperti membuka jendela sesekali atau menggunakan sistem sirkulasi udara yang bersih.

Untuk mencegah hal tersebut, disarankan memilih pengharum mobil yang lebih ramah lingkungan dan berbahan alami seperti minyak esensial, arang aktif, atau daun pandan. Gunakan secukupnya dan hindari wewangian yang terlalu kuat. Dengan pemilihan pengharum yang tepat dan penggunaan yang bijak, kenyamanan dalam berkendara tetap bisa dirasakan tanpa mengorbankan kesehatan penumpang.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....