Apakah Makan Dua Kali Sehari Bagus untuk Kesehatan?

  • 14 Nov 2024 21:55 WIB
  •  Meulaboh

KBRN, Meulaboh: Konsep mengonsumsi makan tiga kali sehari, yaitu sarapan, makan siang, dan makan malam, sudah tertanam dalam pikiran sejak kita kecil. Kita sering diberi tahu bahwa pola makan sehat adalah pola makan yang mencakup makan seperti raja saat sarapan, makan siang seperti pangeran, dan makan siang seperti orang miskin.

Namun, kebiasaan makan modern terus berkembang, ada yang menerapkan One Meal a Day (makan sekali sehari), dan makan dua kali sehari.

Jenis pola makan ini termasuk dalam Time Restricted Eating (TRE) atau puasa intermitten, yang mungkin bermanfaat jika Anda sedang mencapai tujuan untuk penurunan berat badan.

Lantas, apakah makan dua kali sehari bagus untuk kesehatan? Dilansir dari HealthShots, Kamis (14/11/24) makan dua kali sehari bisa menyehatkan jika diimbangi dengan nutrisi yang sehat.

1. Bantu menurunkan berat badan

Mengonsumsi makan dua kali sehari bukan tiga kali sehari, mungkin dapat menciptakan defisit kalori dan membantu menurunkan berat badan lebih cepat.

Sebuah studi yang diterbitkan dalam Annals of Nutrition and Metabolism menganalisis orang dengan berat badan normal dan kelebihan berat badan yang membatasi waktu makan mereka dalam rentang waktu 7-12 jam.

Namun, menurut Journal of the International Society of Sports Nutrition, penurunan berat badan Anda dengan mengikuti pola makan seperti ini mungkin bergantung pada apakah Anda berhasil mengonsumsi lebih sedikit kalori dalam periode makan tersebut atau tidak.

Jika Anda berhasil mengonsumsi lebih sedikit kalori, hal itu dapat menghasilkan penurunan berat badan yang efektif dari waktu ke waktu.

2. Pencernaan lebih baik

Makan beberapa kali sehari akan membebani saluran pencernaan yang kompleks dengan tidak memberinya cukup waktu untuk mencerna makanan sebelumnya.

Sedangkan makan dua kali sehari akan memberikan lebih banyak waktu istirahat untuk pencernaan Anda.

Selain itu, Anda mungkin merasa lebih segar sepanjang hari, karena saat Anda makan makanan berat saat siang, Anda cenderung merasa lesu karena seluruh energi tubuh Anda digunakan untuk mencerna makanan yang baru saja Anda makan.

3. Bagus untuk kesehatan jantung

Banyak zat dalam darah Anda yang dapat meningkatkan risiko terkena penyakit jantung dan salah satu zat penting ini adalah kolesterol.

Kolesterol jahat (LDL) membuat Anda berisiko tinggi terkena penyakit jantung. Sedangkan kolesterol baik (HDL) menurunkan risiko tersebut.

Sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Medicine, menemukan bahwa empat minggu mengikuti pembatasan waktu makan selama 8 jam menurunkan kolesterol jahat lebih dari 10 persen pada pria dan wanita.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....