Dayah RQ Didik 782 Santri, Yayasan Fokus Tingkatkan Mutu SDM dan Pembelajaran

  • 07 Agt 2026 17:24 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID. Meulaboh - Memasuki Tahun Ajaran 2026/2027, sebanyak 782 santri mengikuti proses pembelajaran di Madrasah Ruhul Qur'ani, yang terdiri atas jenjang Madrasah Aliyah (MA) dan Madrasah Tsanawiyah (MTs). Hal tersebut disampaikan Pimpinan Dayah Ruhul Qur'ani, Ustaz Kamil Syafruddin, di Dayah Ruhul Qur'ani, Jumat 7 Agustus 2026

Kamil menjelaskan, dari total 782 santri tersebut, sebanyak 293 orang adalah santri Madrasah Aliyah yang terdiri atas 144 santriwan dan 149 santriwati. Sementara itu, 489 santri lainnya merupakan santri Madrasah Tsanawiyah dengan rincian 243 santriwan dan 246 santri perempuan.

Lebih lanjut ia menabahkan dari total santri pada Tahun Ajaran 2026/2027 ini, pada bulan Juli lau Dayah telah menerima 259 santri baru pada jenjang Aliyah dan Tsanawiyah. Ia berharap kehadiran santri baru dapat membawa semangat dan energi positif dalam proses pembelajaran, sehingga tercipta lingkungan pendidikan yang saling memotivasi untuk terus berprestasi.

“Alhamduillah, kita mendapat kepercayaan masyarakat untuk mendidik calon putra-putri terbaik daerah, khususnya di Kawasan Barat-Selatan ini.” Jelasnya.

Kamil yang juga merupakan seorang pendakwah ini menyampaikan komitmen dari pihaknya selaku pimpinan dayah dan Yayasan untuk terus menyiapkan sumber daya terbaik guna mewujudkan pendidikan yang memadukan kekuatan ilmu keagamaan dan ilmu pengetahuan secara seimbang.

Ia menegaskan dayah akan berkomitmen membangun keseimbangan antara pendidikan keagamaan dan ilmu pengetahuan umum, sekaligus memberikan ruang bagi setiap santri untuk mengembangkan bakat serta potensi yang dimiliki.

"Kami ingin setiap santri berkembang sesuai minat dan potensinya. Karena itu, kami menyiapkan berbagai program melalui Lembaga Pengembangan Potensi Santri (LPP) serta berbagai kegiatan lainnya yang mendukung kemampuan akademik maupun nonakademik.” ujarnya.

Ia menambahkan sebagaimana diamanatkan dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, yakni mewujudkan proses pembelajaran yang mampu mengembangkan potensi peserta didik agar memiliki kekuatan spiritual keagamaan, pengendalian diri, kepribadian, kecerdasan, akhlak mulia, serta keterampilan yang diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat.

"Landasan inilah yang menjadi pijakan kami untuk mendorong pengembangan diri seluruh santri agar ketika lulus mampu memberikan manfaat dan dampak positif bagi masyarakat," katanya.

Sementara itu, Kepala Madrasah Aliyah Ruhul Qur'ani, Muammar Zainun, menegaskan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas lulusan agar mampu diterima di berbagai perguruan tinggi, baik di dalam maupun luar negeri.

“Kami akan malakukan beberapa evaluasi kecil dan program tambahan untuk peningkatan prestasi agar terjadi sirkulasi regenerasi santri dalam meraih prestasi.” Jelasnya.

Menurutnya, regenerasi sangat penting untuk terus mempersiapkan calon santri unggul. pembinaan bagi santri kelas X dan XI akan diperkuat melalui keikutsertaan dalam berbagai ajang olimpiade mulai dari tingkat daerah, nasional hingga internasional.

"Kami akan mempersiapkan kemampuan kognitif, afektif, dan psikomotorik santri agar memiliki bekal akademik yang kuat.” tegasnya.

Lebih lanjut Muammar menambahkan bagi yang memilih jalur lain, kami akan membekali mereka dengan kemampuan kewirausahaan agar mampu mandiri dan bertahan menghadapi perkembangan zaman jelasnya.

Selain itu, kata Muammar, kemampuan sosial juga menjadi perhatian dalam proses pendidikan sehingga para santri siap menjalankan peran sebagai pendakwah maupun anggota masyarakat yang mampu memberikan kontribusi positif.

“Bekal dakwah kita perkuat, bekal ilmu pengetahuan dan teknologi kita pertajam.” Tandasnya.

Di sisi lain, Kepala Madrasah Tsanawiyah Ruhul Qur'ani, Aris Munanda, menyatakan pihaknya akan terus meningkatkan kualitas pembelajaran pada jenjang MTs sebagai fondasi pendidikan santri.

"Jenjang MTs merupakan fase penting untuk menanamkan dasar keagamaan sekaligus memperkuat ilmu pengetahuan umum. Bekal tersebut menjadi pondasi agar santri mampu berkembang dan beradaptasi dengan kemajuan teknologi," ujarnya.

Aris menambahkan pihaknya akan mempersiapkan santri tingkat madrasah yang unggul dan potensial. Ia menambahkan sejauh ini, para santri MTs Ruhul Qur’ani sangat diminati dan memiliki daya tarik bagi Madrasah atau Sekolah unggul di Level provinsi.

“Alhamdulillah, banyak dari santri kita ditawarkan masuk madrasah Aliyah tanpa tes.” Tegasnya.

Sementara itu, Pembina Yayasan TIBERS sekaligus pendidi Dayah Ruhul Qur’ani , Dr. (H.C.) H. T. Alaidinsyah, menegaskan yayasan akan terus mendukung pemenuhan sumber daya yang dibutuhkan untuk meningkatkan mutu pendidikan di Ruhul Qur'ani. Baik Sumberdaya manusianya , ataupun fasilitas penunjang.

Ia berharap Ruhul Qur'ani menjadi model lembaga pendidikan Islam yang mampu memadukan keunggulan ilmu agama dengan penguasaan ilmu pengetahuan modern.

"Kami ingin Ruhul Qur'ani menjadi pusat lahirnya calon-calon ulama sekaligus umara yang berintegritas dimasa mendatang.”

Lebih lanjut ia menjelaskan sangat mencita-citakan lahirnya banyak ilmuan baik dalam bidang ilmu keagamaan maupun dalam ilmu sains dan sosial. Sehingga kita Aceh khususnya Kawasan barat selatan menjadi kiblat ilmu pengetahuan.

“Ini tak hanya sekedar cita, tapi asa yang sedang perlahan kita wujudkan.” Tutupnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....