Mengapa Kulkas Tidak Boleh Ditempel Terlalu Rapat ke Dinding?

  • 29 Jul 2026 14:12 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Kulkas menjadi salah satu peralatan elektronik yang hampir selalu menyala selama 24 jam setiap hari. Namun, masih banyak masyarakat yang menempatkan kulkas menempel rapat ke dinding demi menghemat ruang. Padahal, kebiasaan tersebut dapat memengaruhi kinerja kulkas, meningkatkan konsumsi listrik, hingga memperpendek usia pakai perangkat.

Dosen Teknik Refrigerasi dan Tata Udara dari Politeknik Negeri Bandung (POLBAN), Dr. Ir. Hadi Suyono, M.T., menjelaskan bahwa kulkas bekerja dengan cara membuang panas dari bagian dalam ke lingkungan sekitar melalui kondensor yang umumnya berada di bagian belakang atau samping perangkat. Agar proses pelepasan panas berlangsung optimal, diperlukan ruang kosong sebagai jalur sirkulasi udara.

Menurut Dr. Hadi, apabila kulkas ditempel terlalu rapat ke dinding, udara panas yang dikeluarkan kondensor akan terperangkap dan sulit mengalir. Akibatnya, suhu di sekitar kondensor meningkat sehingga kompresor harus bekerja lebih keras untuk mempertahankan suhu dingin di dalam kulkas.

Kompresor yang bekerja lebih lama akan mengonsumsi energi listrik lebih besar dibandingkan kondisi normal. Dalam jangka panjang, kondisi tersebut tidak hanya menyebabkan tagihan listrik meningkat, tetapi juga mempercepat keausan komponen utama kulkas sehingga risiko kerusakan menjadi lebih tinggi.

Selain meningkatkan konsumsi listrik, sirkulasi udara yang buruk juga dapat memengaruhi kemampuan kulkas menjaga kesegaran makanan. Pendinginan menjadi kurang efisien sehingga suhu di dalam lemari pendingin lebih lambat mencapai tingkat yang diinginkan. Kondisi ini dapat memengaruhi kualitas penyimpanan bahan makanan, terutama produk yang mudah rusak seperti daging, susu, dan sayuran.

Dr. Hadi menambahkan bahwa setiap produsen umumnya memberikan petunjuk mengenai jarak aman antara kulkas dan dinding. Pada umumnya, disarankan tersedia ruang beberapa sentimeter di bagian belakang dan samping agar udara dapat bersirkulasi dengan baik. Pengguna sebaiknya mengikuti petunjuk tersebut karena desain setiap model kulkas dapat berbeda.

Selain memperhatikan jarak dengan dinding, masyarakat juga dianjurkan untuk tidak meletakkan barang di atas kulkas yang dapat menghambat pelepasan panas atau mengganggu ventilasi. Membersihkan debu pada bagian kondensor secara berkala juga penting agar proses perpindahan panas tetap berjalan secara efisien.

Menurut para ahli, penempatan kulkas juga sebaiknya dijauhkan dari sumber panas seperti kompor, oven, atau area yang terkena sinar matahari langsung. Suhu lingkungan yang terlalu tinggi akan membuat kompresor bekerja lebih berat sehingga konsumsi energi meningkat dan umur perangkat dapat berkurang.

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) juga terus mengimbau masyarakat untuk menerapkan kebiasaan hemat energi di rumah, termasuk menggunakan peralatan elektronik sesuai petunjuk produsen. Penempatan kulkas yang benar menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat meningkatkan efisiensi penggunaan listrik.

Para ahli menilai bahwa menjaga jarak kulkas dari dinding bukan sekadar mengikuti anjuran pabrik, tetapi merupakan bagian dari upaya menjaga efisiensi energi, memperpanjang usia peralatan, dan memastikan makanan tetap tersimpan pada suhu yang aman. Dengan penempatan yang tepat serta perawatan rutin, kulkas dapat bekerja lebih optimal dan memberikan manfaat maksimal bagi penggunanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....