Dosen Unimal Perkuat Hilirisasi Kopi Gayo dan Pisang Cavendish di Bener Meriah
- 22 Jul 2026 22:16 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID, Lhokseumawe – Dosen Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Malikussaleh (Unimal) terus memperkuat pemberdayaan ekonomi masyarakat di Kabupaten Bener Meriah melalui Program Pemberdayaan Berbasis Kewirausahaan Produk Unggulan Daerah (PM-UPUD) Tahun Ketiga, Rabu, 22 Juli 2026. Program yang didanai Direktorat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (DPPM) Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi tersebut difokuskan pada hilirisasi Kopi Arabika Gayo dan Pisang Cavendish berbasis keadilan gender.
Program pengabdian ini menyasar Kelompok Wanita Tani (KWT) Karya Maju dan Koperasi Bukit Diana Makmur sebagai mitra binaan. Memasuki tahun ketiga pelaksanaan, kegiatan diarahkan untuk meningkatkan nilai tambah komoditas unggulan daerah melalui pengembangan produk olahan, penguatan teknologi produksi, pemasaran digital, serta penguatan legalitas usaha agar mampu menciptakan usaha masyarakat yang mandiri dan berkelanjutan.
Ketua Tim Pengabdian, Dr. Mursyidin, M.A., mengatakan dua tahun pertama program telah difokuskan pada penguatan kelembagaan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, penerapan teknologi, dan pembukaan akses pasar. Sementara pada tahun ketiga, fokus utama diarahkan pada penguatan hilirisasi produk.
"Pada tahun ketiga ini, fokus kami adalah memperkuat hilirisasi produk sehingga masyarakat tidak lagi hanya menjual bahan mentah, tetapi mampu menghasilkan produk olahan yang memiliki nilai tambah, berdaya saing, dan mampu menembus pasar nasional bahkan internasional. Inilah bentuk nyata kontribusi perguruan tinggi dalam membangun ekonomi masyarakat berbasis potensi lokal," ujar Mursyidin.
Ia menjelaskan, program tersebut juga mengintegrasikan prinsip keadilan gender dalam tata kelola usaha. Perempuan dan laki-laki diberikan kesempatan yang sama dalam proses produksi, pengambilan keputusan, pengelolaan usaha hingga pemasaran, sehingga mampu meningkatkan kesejahteraan keluarga sekaligus memperkuat keberlanjutan ekonomi masyarakat.
Sebagai bentuk penguatan hilirisasi, tim pengabdian menghadirkan berbagai inovasi berupa mesin roasting kopi, mesin pengemasan modern, pemanfaatan energi surya (solar panel), akses internet berbasis Starlink untuk mendukung pemasaran digital, serta pendampingan pengurusan sertifikasi halal dan Pangan Industri Rumah Tangga (PIRT).
Melalui berbagai inovasi tersebut, program menargetkan peningkatan kapasitas produksi sedikitnya 20 persen, peningkatan penjualan produk olahan hingga 25 persen, perluasan pemasaran digital, serta meningkatnya keterlibatan perempuan dalam struktur kepengurusan dan pengambilan keputusan kelompok usaha.
Ketua KWT Karya Maju, Mariani, mengaku pendampingan Universitas Malikussaleh selama tiga tahun terakhir telah membawa perubahan signifikan terhadap kemampuan kelompok dalam mengelola usaha.
"Pendampingan dari Universitas Malikussaleh sangat membantu kami, mulai dari peningkatan keterampilan mengolah kopi dan pisang, pengelolaan usaha hingga pemasaran produk. Dengan dukungan teknologi dan pembinaan yang berkelanjutan, kami semakin percaya diri menghasilkan produk berkualitas yang mampu bersaing di pasar yang lebih luas," katanya.
Tim pengabdian terdiri atas Dr. Mursyidin, M.A., Ainol Mardhiah, Mustafa Kamal, dan Herdian Saputra dengan melibatkan mahasiswa Universitas Malikussaleh melalui skema pembelajaran di luar kampus. Keterlibatan mahasiswa tersebut menjadi bagian dari implementasi Indikator Kinerja Utama (IKU) perguruan tinggi sekaligus memberikan pengalaman nyata dalam pemberdayaan masyarakat.
Melalui Program PM-UPUD, Universitas Malikussaleh berharap dapat melahirkan model pemberdayaan ekonomi berbasis komoditas unggulan daerah yang inklusif, inovatif, berkeadilan gender, dan berkelanjutan. Program ini sekaligus menegaskan komitmen Unimal dalam menghadirkan solusi nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat melalui inovasi, kolaborasi, dan pemberdayaan berbasis potensi lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....