Pemuda Diminta Kritis Lawan Hoaks dan Dampak Negatif Dunia Digital

  • 24 Mei 2026 14:23 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh - Ketua KNPI Aceh Barat Fadel Putra Pratama mengajak generasi muda untuk lebih kritis menghadapi arus informasi di era digital. Menurutnya, pemuda tidak boleh mudah terpengaruh hoaks maupun provokasi yang banyak beredar melalui media sosial.

Fadel mengatakan media sosial kini menjadi ruang utama penyebaran isu politik, ekonomi, hingga persoalan kedaulatan negara. Karena itu, anak muda harus mampu memilah informasi yang benar agar tidak mudah terjebak dalam narasi yang menyesatkan.

“Anak muda harus bijak menggunakan media sosial dan jangan cepat terpancing isu-isu yang belum tentu benar,” ujar Fadel saat dialog secara virtual bersama RRI Meulaboh pada Rabu, 20 Mei 2026. Ia menilai literasi digital menjadi salah satu kunci menjaga persatuan bangsa.

Selain literasi digital, Fadel juga menekankan pentingnya rasa nasionalisme di kalangan generasi muda. Ia mengajak pemuda untuk memiliki kepedulian terhadap daerah masing-masing melalui kontribusi di bidang kreativitas, ekonomi, maupun sosial.

Sementara itu, Patria Hertana menyoroti kebiasaan nongkrong di warung kopi yang masih menjadi budaya masyarakat Aceh. Menurutnya, kebiasaan tersebut seharusnya dapat diarahkan menjadi ruang diskusi produktif daripada hanya diisi permainan game atau aktivitas yang tidak bermanfaat.

“Warung kopi bisa menjadi tempat lahirnya ide dan gerakan positif bagi daerah maupun negara,” kata Patria. Ia berharap generasi muda dapat memanfaatkan ruang berkumpul untuk membangun gagasan yang berdampak bagi masyarakat.

Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....