Serunya Panahan, Olahraga Sunnah yang Tak Lekang oleh Zaman

  • 22 Feb 2026 13:52 WIB
  •  Meulaboh

RRI.co.id, Meulaboh: Olahraga memanah kian diminati sebagai aktivitas yang tidak hanya menyehatkan fisik, tetapi juga memberikan ketenangan mental. Hal ini disampaikan Fathimah zahra selaku Penggiat olahraga Sunnah (memanah), saat berbagi pengalamannya menekuni olahraga sunnah tersebut.

Menurut Zahra, pilihannya terhadap olahraga panahan dilandasi pemahaman bahwa olahraga ini termasuk yang dianjurkan dalam ajaran Islam. Namun, ia mengakui terdapat tantangan tersendiri, terutama terkait ketersediaan lapangan latihan yang memenuhi standar keselamatan.

Ia menjelaskan, memanah membutuhkan area yang aman dan tidak bisa dilakukan sembarangan. Karena itu, keberadaan komunitas dinilai penting untuk memberikan perlindungan serta pendampingan bagi para pemanah.

Zahra juga menyinggung bahwa pada masa lalu, bergabung dengan komunitas panahan tidak selalu mudah. Minimnya pemahaman masyarakat, sempat memunculkan stigma negatif terhadap olahraga ini. Meski demikian, ia menilai kondisi kini jauh lebih baik seiring meningkatnya literasi publik.

Lebih lanjut, Zahra menekankan bahwa memanah menuntut fokus dan kestabilan. Salah satu kunci untuk mencapainya adalah pengaturan napas dan ketenangan batin.

“Ketika menarik busur, tarik napas dulu, lalu lepaskan perlahan sambil melepaskan anak panah. Dengan mengatur napas, fokus lebih mudah didapat,” ujarnya, Minggu 15 Februari 2026

Bagi pemula, Zahra menyarankan untuk terlebih dahulu menguasai teknik dasar, seperti posisi berdiri, cara memegang busur, hingga teknik menarik tali busur. Ia menilai kesalahan yang paling sering terjadi adalah sikap terburu-buru saat melepaskan anak panah, yang dapat menyebabkan tembakan meleset, bahkan pada pemanah berpengalaman.

Selain aspek teknis, Zahra menilai panahan juga memiliki manfaat terapeutik. Gerakan menarik busur disebut membantu melatih otot punggung dan pernapasan, sekaligus berkontribusi pada kestabilan emosi.

“Memanah justru bisa meredam amarah. Bukan hanya olahraga fisik, tetapi juga terapi jiwa,” katanya.

Ia berharap masyarakat semakin terbuka terhadap olahraga panahan serta memandangnya sebagai aktivitas positif yang memberikan manfaat secara menyeluruh.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....