Mengenal Dunia Voice Over: Peluang Kreatif di Era Digital
- 22 Feb 2026 13:31 WIB
- Meulaboh
RRI.co.id, Meulaboh - Dunia voice over (VO) kian diminati seiring pesatnya perkembangan konten digital. Darashynny sebagai Community Manager Voice People Aceh membagikan pengalaman dan pandangannya tentang profesi pengisi suara yang kini membuka banyak peluang kreatif.
Dara mengaku mulai mengenal voice over pada 2021, tepatnya di masa pandemi Covid-19. “Saat itu tren konten audio sedang berkembang. Dari situ saya mulai belajar dan akhirnya berkecimpung lebih serius,” ujarnya Minggu, 08 Februari 2025
Perjalanan tersebut berlanjut hingga Oktober 2024, ketika Dara bersama rekan-rekan meluncurkan komunitas Voice People Aceh. Komunitas ini mewadahi para pegiat dan pemula di bidang VO dari berbagai daerah di Aceh, termasuk Banda Aceh hingga Meulaboh.
| Baca juga: Sejarah Singkat Tanaman Tembakau |
Menurut Dara, voice over bukan sekadar membaca naskah. “VO adalah seni memberi nyawa pada tulisan. Kita menyampaikan pesan melalui intonasi, emosi, dan karakter suara,” jelasnya. Ia menambahkan, teknik dasar yang perlu dikuasai meliputi intonasi, artikulasi, penekanan (emphasize), tone suara, hingga smiling voice.
Voice over juga kerap disamakan dengan dubbing. Dara menilai keduanya memiliki irisan, namun VO memiliki cakupan lebih luas, mulai dari iklan komersial, dubbing, IVR (Interactive Voice Response), audio drama, hingga audiobook. Dia juga menyatakan bahwa VO bisa menjadi karier profesional maupun freelance khususnya di dunia digital.
Terkait tantangan, Dara mengakui menjaga mood dan kualitas suara menjadi hal penting. Ia menyarankan agar talent membaca dan memahami naskah terlebih dahulu sebelum rekaman, melakukan pemanasan vokal, serta melatih artikulasi.
Dalam menjaga kesehatan suara, Dara menekankan pentingnya asupan air putih yang cukup serta mengurangi makanan berminyak. Beberapa mentor bahkan menyarankan metode tradisional seperti mengunyah kencur.
Bagi pemula yang kurang percaya diri, Dara memberikan tips sederhana: rutin berlatih membaca naskah dan merekam suara menggunakan ponsel.
Ke depan, Voice People Aceh berencana menggelar sharing session menjelang Ramadan. Program ini ditujukan tidak hanya bagi orang dewasa, tetapi juga pelajar dan pelaku UMKM. “Kami ingin membantu menggali potensi suara sebagai peluang kedepannya,” kata Dara.
Dengan meningkatnya kebutuhan konten audio, voice over dinilai menjadi salah satu sektor kreatif yang menjanjikan di era digital.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....