Mengenal Supermoon, Bulan Terlihat Lebih Besar danLebih Terang
- 02 Des 2025 13:55 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Langit malam sering kali menyuguhkan pemandangan menakjubkan, dan salah satu yang paling dinantikan adalah Supermoon. Fenomena ini, yang secara teknis dikenal sebagai "perigee-syzygy," terjadi ketika Bulan Purnama bertepatan dengan momen orbit Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi.
Namun, apa sebenarnya Supermoon itu, dan mengapa ia terlihat begitu spektakuler?
1. Apa Itu Supermoon?
Istilah Supermoon dipopulerkan oleh astrolog Richard Nolle pada tahun 1979. Secara sederhana, Supermoon adalah kombinasi dari dua peristiwa astronomi.
Fase di mana Bulan berada di posisi berlawanan dengan Matahari, sehingga seluruh permukaan Bulan yang menghadap Bumi tersinari sepenuhnya.
Perigee: Titik di mana orbit elips Bulan berada pada jarak terdekatnya dengan Bumi.
Bulan mengelilingi Bumi dalam lintasan berbentuk oval (elips), bukan lingkaran sempurna. Jarak rata-rata Bulan ke Bumi adalah sekitar 384.400 kilometer.
Saat berada di titik terjauh (apogee), jaraknya sekitar 405.000 km.
Saat berada di titik terdekat (perigee), jaraknya sekitar 363.300 km
Ketika Bulan Purnama terjadi pada saat yang hampir bersamaan dengan perigee, hasilnya adalah Supermoon.
2. Seberapa Besar dan Terang Supermoon Terlihat?
Meskipun namanya dramatis, peningkatan ukurannya mungkin tidak terlalu mencolok bagi mata telanjang, kecuali jika diamati oleh pengamat yang sudah berpengalaman.
Para astronom menjelaskan bahwa saat Supermoon, Bulan akan terlihat. Lebih Besar dari Bulan Purnama biasa. lebih Terang dari Bulan Purnama biasa.
Momen terbaik untuk menyaksikannya adalah sesaat setelah Bulan terbit di ufuk timur, di mana fenomena optik yang disebut Ilusi Bulan (Moon Illusion) membuatnya tampak jauh lebih masif saat berdekatan dengan objek di cakrawala.
3. Dampak Supermoon Pasang Air Laut
Supermoon memiliki efek nyata yang perlu diwaspadai, yaitu peningkatan kekuatan gaya tarik gravitasi pada Bumi.
Gaya tarik gabungan Matahari dan Bulan pada saat Supermoon dapat meningkatkan tinggi air laut secara signifikan, memicu fenomena Pasang Maksimum atau yang sering disebut Banjir Rob di wilayah pesisir.Oleh karena itu, Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) seringkali mengeluarkan peringatan dini terkait potensi banjir rob di sejumlah wilayah pesisir saat fenomena Supermoon terjadi.
Supermoon biasanya terjadi beberapa kali dalam setahun, tergantung seberapa dekat posisi perigee dan Bulan Purnama bertepatan. Pastikan untuk selalu memantau kalender astronomi dan informasi resmi untuk mengetahui waktu terbaik menikmati keindahan Supermoon berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....