Pemerintah akan Bangun 3 HUB Innovation Startup
- 29 Sep 2025 22:13 WIB
- Meulaboh
KBRN, Jakarta: Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), akan membangun tiga pusat pelatihan dan pengembangan (HUB Innovation) startup Indonesia. Hal itu disampaikan Menteri Komdigi (Menkomdigi), Meutya Hafid saat ditemui wartawan, Sabtu (27/9/2025).
Bahkan ia mengungkapkan, pembangunan pelatihan dan pengembangan startup ini, akan rampung di tahun 2025 ini. Dengan pembangunan tiga Innovation HUB ini, maka Indonesia dikatakannya akan memiliki empat wadah pelatihan dan pengembangan startup nasional.
"Insya Allah kita akan bangun untuk 2025 ini, ada tiga lagi. Dalam waktu dekat hitungan hari Insya Allah Jakarta, kemudian hitungan minggu Insya Allah di Medan, kemudian satu lagi di BSD, Tangerang," kata Menkomdigi usai peluncuran Garuda Spark, Bandung, Jawa Barat.
Menkomdigi lebih lanjut menyatakan bahwa ketiga wadah Innovation HUB tersebut akan dihadirkan sesuai dengan karakteristik masing-masing daerah. Hal tersebut diungkapkannya, agar usaha rintisan Indonesia dapat terus memberikan inovasi dan siap bersaing dengan startup internasional.
Sebagai wadah pengembangan startup, tempat tersebut nantinya tidak hanya ditujukan bagi para pelaku usaha rintisan. Namun ditegaskan Meutya, bahwa tempat tersebut juga dapat dinikmati oleh seluruh masyarakat yang tertarik dengan industri startup.
"Di Jakarta nanti lebih fokus kepada green technology, di Medan kepada plantation untuk agriculture, kemudian yang di BSD untuk biomedical. Jadi ini mudah-mudahan membawa yang baru mulai juga untuk naik ke kelas internasional," ujarnya.
Hal senada juga disampaikan Direktur Jenderal Ekosistem Digital (Dirjen Ekodigi) Kemkomdigi, Edwin Hidayat Abdullah. Ia menilai kehadiran HUB Innovation, dapat memberikan semangat baru bagi dunia stratup Indonesia untuk terus meningkatkan kreativitas.
"Hal yang paling penting adalah tidak boleh mematikan semangat inovasi dan semangat berkreasi untuk menciptakan solusi terbaik buat bangsa ini. Nah ini yang kita harus jaga terus hope-nya," kata Edwin. (Puspem)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....