Pemkab Aceh Barat Bantu Warga Korban Scam Kerja di Kamboja

  • 18 Agt 2026 09:23 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Meulaboh – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Aceh Barat membantu memulangkan SH, warga Desa Pasi Pinang, Kecamatan Meureubo, yang menjadi korban penipuan pekerjaan di Kamboja.

SH sebelumnya mendapat tawaran bekerja di sebuah restoran di Malaysia dengan iming-iming gaji tinggi. Namun, korban kemudian dibawa ke Kamboja dan dipekerjakan di bidang yang tidak diketahuinya serta tidak menerima gaji. Korban akhirnya berhasil dipulangkan dan tiba di Banda Aceh pada Sabtu sore, 15 Agustus 2026.

Bupati Aceh Barat Tarmizi mengatakan, pemerintah daerah membantu proses pemulangan korban setelah pihak keluarga menghubungi Pemkab Aceh Barat. Pemerintah kemudian berkoordinasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) hingga proses pemulangan dapat dilakukan.

“Akhirnya dia lari dan menghubungi orang tuanya. Dan orang tuanya terus berikhtiar supaya anaknya bisa pulang dan sampailah kabar ke kami, lalu komunikasi dengan KBRI kemudian kami yang menjamin, akhirnya dia kita bantu biaya pemulangan dari Kamboja ke Kuala Lumpur kemudian ke Banda Aceh,” kata Tarmizi.

Setibanya di Bandara Sultan Iskandar Muda, korban kemudian dibawa ke Meulaboh dan diserahkan kepada orang tuanya di Desa Pasi Pinang.

Tarmizi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati terhadap tawaran pekerjaan di luar negeri, terutama yang diperoleh melalui media sosial dengan iming-iming penghasilan tinggi.

“Kita mengimbau kepada masyarakat Aceh Barat agar berhati-hati dalam tawaran bekerja di luar negeri termasuk dari Malaysia, karena ada beberapa kasus termasuk yang baru-baru ini terjadi,” ujarnya.

Menurutnya, kasus penipuan kerja dapat berujung pada tindak perdagangan manusia. Karena itu, masyarakat diminta memastikan informasi dan legalitas tawaran pekerjaan sebelum mengambil keputusan untuk bekerja ke luar negeri.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....