Pemkab Aceh Barat Lantik 263 Tuha Peut dari 50 Gampong
- 10 Jun 2026 21:31 WIB
- Meulaboh
RRI.CO.ID,Meulaboh – Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melantik sebanyak 263 anggota Tuha Peut Gampong yang berasal dari 50 gampong di 11 kecamatan dalam wilayah Kabupaten Aceh Barat, dan Pelantikan berlangsung di halaman Kantor Bupati Aceh Barat, Rabu 10 Juni 2026
Pelantikan tersebut dilakukan oleh Bupati Aceh Barat Tarmizi SP, MM yang diwakili Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah (Plt Sekda) Aceh Barat, Kurdi.
Dalam sambutannya, Kurdi menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh anggota Tuha Peut yang baru dilantik dan berharap amanah yang diberikan dapat dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Atas nama Pemkab Aceh Barat kami mengucapkan selamat kepada saudara semuanya, dan semoga amanah serta tugas yang dipercayakan dapat dilaksanakan dengan penuh tanggung jawab,” kata Kurdi.
Menurutnya, pelantikan tersebut bukan hanya sekadar kegiatan seremonial administratif, melainkan menjadi momentum penting dalam memperkuat tata kelola pemerintahan gampong di Aceh Barat.
“Sebagai salah satu lembaga penting dalam struktur pemerintahan gampong di Aceh, Tuha Peut memiliki peran strategis sebagai lembaga permusyawaratan yang menjadi mitra kerja Keuchik dalam penyelenggaraan pemerintahan gampong,” ujarnya.
| Baca juga: Bupati Lepas Petugas Sensus Ekonomi |
Kurdi menjelaskan, Tuha Peut memiliki fungsi penting dalam menampung dan menyalurkan aspirasi masyarakat, membahas dan menyepakati rancangan qanun atau peraturan gampong bersama keuchik, serta melakukan pengawasan terhadap jalannya pemerintahan gampong.
Ia menambahkan, kemajuan Kabupaten Aceh Barat saat ini sangat ditentukan oleh kemajuan pembangunan di tingkat gampong. Namun demikian, tantangan pembangunan gampong ke depan semakin besar di tengah efisiensi anggaran, pengurangan dana transfer pusat, serta keterbatasan APBK maupun APBG.
“Di tengah keterbatasan tersebut, kita semua dituntut untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, memperkuat perekonomian, ketahanan sosial serta memperkuat implementasi syariat Islam dalam kehidupan bermasyarakat,” kata Kurdi.
Ia juga mengingatkan pentingnya hubungan harmonis antara keuchik dan Tuha Peut sebagai mitra kerja dalam mewujudkan pemerintahan gampong yang baik.
“Kami ingatkan bahwa hubungan antara Keuchik dan Tuha Peut adalah hubungan kemitraan yang saling melengkapi. Pengawasan yang dilakukan Tuha Peut harus didukung dan dimaknai sebagai upaya bersama untuk mewujudkan pemerintahan gampong yang transparan, akuntabel dan berorientasi pada kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.
Sementara itu, Sekretaris Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong (DPMG) Aceh Barat, Kemal Pasya mengatakan, sebanyak 263 anggota Tuha Peut dari 50 gampong dan 11 kecamatan resmi dilantik pada kegiatan tersebut.
Menurutnya, Tuha Peut memiliki peran sebagai mitra pemerintah gampong atau desa dalam menjalankan fungsi pemerintahan dan pelayanan kepada masyarakat.
“Tuha Peut diharapkan dapat menjalankan tugas dan fungsinya dengan baik di tengah masyarakat,” kata Kemal Pasya.
Ia menambahkan, Pemerintah Kabupaten Aceh Barat melalui DPMG terus melakukan pembekalan dan peningkatan kapasitas Tuha Peut agar mampu menjalankan tugas secara optimal dalam mendukung pembangunan gampong.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....