Sinergi Pemerintah Aceh dan TNI, Pemasangan Jembatan Bailey di Sawang Dikerjakan

  • 31 Mei 2026 12:58 WIB
  •  Meulaboh

RRI.CO.ID, Banda Aceh - Pemerintah Aceh dalam melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh bersama Tentara Nasional Indonesia (TNI) resmi memulai pemasangan jembatan bailey sepanjang 60 meter di Kecamatan Sawang, Kabupaten Aceh Utara, Selasa 19 Mei 2026.

Kehadiran jembatan darurat tersebut menjadi langkah strategis untuk memulihkan akses transportasi masyarakat yang terganggu akibat bencana hidrometeorologi. Pekerjaan ini merupakan tindak lanjut dari kerja sama antara Pemerintah Aceh dan Komando Daerah Militer Iskandar Muda dalam pelaksanaan rehabilitasi dan rekonstruksi infrastruktur pascabencana di berbagai wilayah Aceh.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Aceh, Ir. Mawardi, ST, Minggu 31 Mei 2026 mengatakan bahwa pembangunan jembatan tersebut merupakan bentuk nyata komitmen Pemerintah Aceh dalam mempercepat pemulihan konektivitas dan mendukung kelancaran mobilitas masyarakat di wilayah terdampak.

“Kerja sama ini menunjukkan bahwa pemerintah hadir bersama seluruh unsur terkait untuk membantu masyarakat, dan Kami berharap jembatan ini segera dapat difungsikan sehingga aktivitas sosial dan ekonomi warga kembali normal,” katanya.

Pninjauan tersebut dilakukan untuk memastikan seluruh tahapan pekerjaan berjalan sesuai rencana sekaligus memperkuat koordinasi teknis di lapangan antara Pemerintah Aceh dan jajaran TNI guna mendukung percepatan penyelesaian pembangunan.

Lebih lanjut terang Mawardi, penggunaan jembatan bailey dipilih lantaran proses pemasangannya relatif cepat serta dinilai efektif sebagai solusi sementara yang andal guna memulihkan akses dan menghubungkan kembali wilayah yang sempat terisolasi akibat terputusnya jalur penghubung.

Menurutnya, kolaborasi antara Pemerintah Aceh dan TNI menjadi kekuatan utama dalam mempercepat pemulihan infrastruktur, khususnya pada kawasan yang membutuhkan penanganan segera.

Selama beberapa waktu terakhir, terganggunya jalur penghubung di Kecamatan Sawang berdampak pada mobilitas masyarakat, distribusi barang, serta kegiatan ekonomi. Karena itu, pembangunan jembatan darurat ini disambut positif oleh warga setempat.

Pemerintah Aceh berharap pemasangan jembatan bailey ini dapat segera selesai, sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan aman, nyaman, dan lancar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....